Barcelona (beritajatim.com) – Hasil imbang 0-0 saat menjamu Galatasaray di leg pertama babak 16 Besar Liga Europa, Jumat (10/2/2022) dini hari WIB, menjadi sinyal waspada bagi Barcelona. Untuk pertama kalinya, Barcelona gagal menjebol gawang lawan.
Sejak ditangani pelatih Xavi Hernandez pada awal November 2021, salah satu ciri khas Barcelona adalah ketajaman mereka di depan gawang lawan. Blaugrana telah mencetak gol dalam 16 pertandingan berturut-turut sebelum leg pertama babak 16 besar Liga Europa melawan Galatasaray pada Kamis malam waktu setempat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”barcelona”]
Terakhir kali, Barcelona gagal mencetak gol adalah tanggal 8 Desember 2021 saat mereka kalah 0-3 dari Bayern Muenchen dalam pertandingan penyisihan grup Liga Champions terakhir mereka. Namun sejak itu, kemampuan mencetak gol mereka semakin tajam.
Dalam empat pertandingan terakhir sebelum bertemu Galatasaray, Barcelona telah mencetak 14 gol. Di antaranya mereka mencetak empat gol melawan masing-masing Valencia, Napoli dan Athletic Club.
Kurang Beruntung
Ketajaman Barcelona di depan gawang tim lawan tidak berbuah hasil positif ketika menghadapi Galatasaray. Mereka akhirnya frustrasi oleh pertahanan rapat tim Turki dan penampilan luar biasa kiper Inaki Pena.
Memphis Depay memiliki dua peluang besar untuk membuka skor di babak pertama, namun Inaki Pena melakukan dua penyelamatan cemerlang. Frenkie de Jong memiliki tembakan yang memantul dari tiang.
Ferran Torres, Pierre-Emerick Aubameyang, Pedri, Adama Traore, Sergio Busquets, Luuk de Jong, Jordi Alba dan Ousmane Dembele semuanya mencoba peruntungan. Tetapi, mereka tidak mampu memecahkan kebuntuan.
Barcelona menguasai 68 persen penguasaan bola dan 15 tembakan, empat di antaranya tepat sasaran. Galatasaray memiliki tiga tembakan, salah satunya tepat sasaran.
Bek tengah Barcelona, Eric Garcia, menyatakan bahwa timnya akan berusaha untuk memperbaiki keadaan di leg kedua di Turki pada Kamis depan. “Kami akan pergi ke sana untuk memberikan segalanya. Dan, kami akan belajar dari hari ini,” kata Garcia, seperti dikutip dari Marca, Sabtu. “Kami harus masuk ke setiap pertandingan dengan 100 persen.” [kun]






