Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi membuat banyak perusahaan harus melakukan efesiensi. Namun bagi BeeJay Seafood, perusahaan yang bergerak dibidang ekpor olahan ikan segar, pandemi justru peluang bisnis baru.
BeeJay Seafood justru melihat kebutuhan masyarakat saat di rumah menjadi peluang usaha baru. Yang akhirnya mereka meluncurkan produk olahan ikan frozen, seperti nuget, tempura ikan dengan merek baru yakni BeeJay Chef.
Bersaing dengan produsen makanan olahan lainnya tak membuat BeeJay Chef gentar. Dari awal.membuat beberapa varian saja, kini sudah memiliki 17 varian produk frozen yang semuanya berbahan dasar ikan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”seafood”]
“Pabrik kami ada di Probolinggo dan kini kami ingin mengembangkan frozen food ini ke berbagai daerah di Jatim. Hal ini juga yang membuat kami membuka Flagship di Surabaya dan nanti akan buka di Malang serta daerah lainnya di Jatim dan Indonesia,” beber Judha Mangitung, Direktur Operasional BeeJay Seafood, disela pembukaan gerai flagship BeeJay Chef di Surabaya Timur.
Dikatakan, sebelumnya BeeJay Seafood lebih banyak menjual ikan ke luar negeri seperti Malaysia dan Austalia. Dengan produksi 40-50 ton kakap merah setiap bulannya. Sedangkan untuk pasar dalam negeri sendiri baru 15 ton per bulan.
“Dengan adanya BeeJay Chef ini kami berharap produksi untuk domestik sendiri makin meningkat. Targetnya 60 ton sebulan, dan kami optimis tercapai karena adanya BeeJay Chef ini,” beber Judha.
Untuk mempersiapkan tambahan produksi ini pula, manajemen BeeJay Seafood pun berencana akan membuka pabrik baru lagi di Probolinggo. [rea]






