Mojokerto (beritajatim.com) – sebanyak 71 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Mojokerto dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada 2 Juli 2022. Puluhan CJH tersebut akan menempati kloter (kelompok terbang) terakhir, yakni Kloter 38 Embarkasi Surabaya.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji Umrah (Kasi PHU) Kementerian Agama Kota Mojokerto, Muhammad Hilmi Faqih mengatakan, kloter ini akan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 1 Juli 2022 dan dijadwalkan tiba Jeddah, Arab Saudi pada 3 Juli 2022. Sejumlah verifikasi data jamaah sudah rampung 100 persen.
[berita-terkait number=”5″ tag=”haji-mojokerto”]
“Ada 13 CJH asal Kota Mojokerto yang gagal berangkat karena usianya 65 tahun ke atas. Dari data terakhir CJH 71 jamaah, kita hanya satu petugas TPHD (Tim Petugas Haji Daerah). Verifikasi sudah dilaksanakan. Puluhan CJH asal Kota Mojokerto menempati kloter 38 Embarkasi Surabaya,” ungkapnya, Selasa (31/5/2022).
Yakni bersama CJH dari Kota Probolinggo, Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya, dan Kota Palembang. Puluhan CJH asal Kota Mojokerto dijadwalkan mengikuti bimbingan manasik haji tingkat kota sebanyak dua kali, yakni tanggal 30-31 Mei 2022, serta empat kali manasik tingkat kecamatan mulai 1-4 Juni 2022.
“Kami juga memberikan edukasi kepada CJH yang gagal berangkat karena aturan batas usia 65 tahun. Yang gagal (berangkat) banyak yang tanya, kita edukasi bahwa itu dari Arab Saudi. Ini kan jamaah haji menunggunya sudah lama, kalau manasik kemungkinan sudah banyak yang digeluti,” katanya.
Hilmi juga menegaskan semua CJH asal Kota Mojokerto sudah melakukan vaksinasi Covid-19 lengkap dan vaksin meningitis. Dia berpesan agar jamaah menjaga kesehatan, terutama jelang keberangkatan karena cuaca di tanah suci saat ini mencapai mencapai 42-50 derajat celsius. [tin/suf]






