Ngawi (beritajatim.com) – 60 ekor sapi di Pasar Hewan Kandangan Ngawi disuntik vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dinas Perikanan dan Peternakan Ngawi menggelar vaksinasi ternak, terutama sapi yang dinilai rentan tertular PMK.
Kapolsek Ngawi, AKP Suyadi mengungkapkan, pihaknya melakukan pendampingan dan pengamanan kegiatan vaksinasi tersebut. Sedangkan vaksin yang digunakan berjenis Aftogen dengan tim vaksinator dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi.
Pengecekan kesehatan dan pendampingan vaksinasi hewan ternak sapi sangat membantu para peternak sapi di pasar hewan untuk mengurangi rasa khawatir akan terjangkit penyakit PMK yang menular pada sapi.
“Polisi bersama petugas hingga jajaran TNI dan Instansi terkait berkolaborasi bersama melakukan vaksinasi massal terhadap hewan ternak tersebut,” terang Suyadi, Senin (30/1/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ngawi”]
Salah satu vaksinator, drh. Sri Wahyu Budi Utami, mengimbau agar warga tidak perlu panik dan merasa takut untuk melapor ke petugas apabila hewan ternak mereka mengalami penurunan kesehatan. Ciri-cirinya keluar air liur berlebihan, lepuh pada gusi, luka pada kuku atau kuku terlepas, lepuh pada mukosa mulut, lepuh di lidah.
Dinas Peternakan dan Pertanian siap membantu memberikan pertolongan dengan obat dan vitamin.
“Jangan khawatir dan tidak perlu panik bila menemui gejala seperti yang saya sebutkan tadi, segera lapor pada kami maupun pak polisi,” tutur drh Sri. [fiq/beq]






