Surabaya (beritajatim.com) – Hari ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week yang diperingati setiap tanggal 1 Agustus sudah ada dan dirumuskan pada Agustus 1990 oleh WHO, UNICEF, serta organisasi lainnya.
Hari ASI Sedunia diperingati setiap 1 Agustus untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ASI (Air Susu Ibu) bagi kesehatan bayi dan Ibu, serta mempromosikan, melindungi, dan mendukung hak-hak Ibu untuk bisa menyusui kapan pun dan di mana pun.
Hari ASI sedunia pertama kali dirumuskan oleh UNICEF dan WHO yang mengadakan perayaannya pada Agustus 1990 di 120 negara. ASI merupakan asupan alami yang tentunya punya segudang manfaat yang sangat baik bagi para bayi. Kandungan yang terdapat di dalam ASI, seperti protein, lemak, vitamin, dan karbohidrat berupa laktosa, sangat berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Menyusui bukan sekedar menghilangkan dahaga bayi. ASI memiliki banyak nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. Setidaknya ada 6 kandungan gizi yang tersimpan di dalam ASI. Apa sajakah itu?
– Kolostrum
Pada 1-5 hari pertama setelah melahihrkan, ASI mengandung kolostrum yang mumnya berwarna kuning pekat. Kolostrum ini kaya akan immunoglobulin A. Jadi, sangatlah penting untuk menyusui sejak dini, agar bayi mendapat nutrisi tersebut.
– Protein
ASI mengandung dua jenis protein yakni whey dan kasein. Whey merupakan jenis protein yang mudah dicerna, lengkap dengan kandungan asam amino esensial. Protein ini juga berperan sebagai antibodi yang baik untuk menangkal penyakit.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bayi”]
– Lemak
Kadar lemak pada ASI berfungsi untuk pertumbuhan otak. Lemak tersebut di antaranya adalah omega 3 dan omega 6. ASI juga mengandung asam lemak jenuh dan tak jenuh yang seimbang dibanding susu sapi.
– Vitamin
ASI juga kaya akan vitamin dan mineral. Vitamin yang dimaksud terdiri dari A dan E. Selain itu, terdapat pula vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B, C, serta asam folat.
– Mineral
Untuk kandungan mineralnya, antara lain kalsium yang berfungsi untuk perkembangan tulang dan otot, serta mengandung zinc untuk membantu seimbangkan metabolisme.
– Karnitin
Karnitin yang terkandung dalam ASI memiliki peran membangun sistem imun dan membentuk energi bagi tubuh bayi. ASI yang mengandung kadar karnitin tertinggi ada di saat 3 minggu pertama menyusui.
[berita-terkait number=”3″ tag=”ibu”]
Sementara itu, ada beberapa fakta menarik mengenai ASI yang jarang diketahui oleh sebagian orang. Berikut ulasannya.
1. Ibu bisa memeras ASI
Ibu bisa memerah dua hingga tiga jam sekali di sela pekerjaan. Ibu tetap menyusui di pagi hari sebelum berangkat dan di malam hari. Hal ini akan menjaga produksi ASI ibu tidak berkurang setelah kembali bekerja. Jangan lupa mulai menabung ASI sebelum masa cuti berakhir.
2. Ibu wajib perhatikan asupan makanan
Untuk mendapatkan ASI yang berkualitas, Ibu bisa memakan makanan yang mereka suka, selama tidak berpengaruh buruk ke kesehatan ibu (misalnya makanan yang dapat menyebabkan alergi). Selain membuat Ibu senang karena bisa memakan beragam makanan dan mengurangi stress sehingga produksi ASI lebih lancar, si kecil nantinya tidak akan tumbuh menjadi anak yang pilih-pilih makanan, karena sudah diperkenalkan dengan berbagai rasa.
3. Ibu bisa menyusui ketika sedang sakit
Menyusui selama sakit bukan berarti bayi tidak akan tertular penyakit ibu. Di saat ibu menyadari bahwa ia tidak sehat, si kecil kemungkinan sudah mulai terpapar dengan virus atau bakteri penyebab infeksi. Malahan, menyusui ketika sedang sakit akan memberikan antibodi pelindung yang akan menjaga bayi tetap sehat.
(dae/ian)






