Bojonegoro (beritajatim.com) – Pengisian Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro belum memenuhi kuota yang dibutuhkan. Padahal, pengisian Pengawas TPS itu terakhir 6 Januari 2024.
Adapun 6 kecamatan yang belum memenuhi jumlah kuota Pengawas TPS itu berada di Kecamatan Kota Bojonegoro, Ngasem, Kedungadem, Kepohbaru, Baureno, dan Kecamatan Kanor.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro Handoko Sosro Hadi Wijoyo mengatakan, minimnya pendaftar di 6 kecamatan itu tersebar di 20 desa, dengan jumlah 38 TPS yang masih kekurangan sumber daya manusia (SDM).
“Sehingga dibuka perpanjangan rekrutmen sampai malam ini,” ujarnya, Senin (8/1/2024).
Sejak dibuka pendaftaran Pengawas TPS pada 2-6 Januari 2024, ada sebanyak 5.008 pendaftar yang telah menyetorkan berkas. Dari jumlah itu, hasil rekapitulasi per hari Sabtu (6/1/2024), ada 2.910 pendaftar pengawas TPS laki-laki dan 2.098 pengawas TPS perempuan.
“Sementara jumlah TPS yang ada se-Kabupaten Bojonegoro berjumlah 4.278 TPS dan masing-masing TPS dibutuhkan 1 orang PTPS,” ungkapnya.
Sementara, Koordinator Sumber Daya Manusia (SDM) M Zaenuri menambahkan, semua tahapan rekrutmen PTPS sepenuhnya dilakukan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Pengumuman seleksi berkas akan dilakukan pada 10 Januari 2024, dan dilanjutkan tahapan wawancara mulai tanggal 2-17 Januari 2024.
“Setelah itu baru penetapan dan pengumuman hasil tes wawancara pada 18-19 bulan ini (Januari 2024),” pungkasnya. [lus/ian]






