Surabaya (beritajatim.com) – Setelah menunggu selama bertahun-tahun, film Orphan yang rilis pada 2009 silam akhirnya mengeluarkan prequelnya, dengan tajuk Orphan: First Kill. Film bergenre psikologi thriller ini sudah bisa disaksikan di Amerika Serikat sejak 19 Agustus 2022. Pada film pertamanya, Orphan telah menuai banyak pujian, sehingga tak heran banyak orang menyerbu bioskop lantaran penasaran dengan kisah selanjutnya.
Orphan sendiri berkisah tentang seorang wanita dewasa bernama Esther yang tubuhnya selalu kecil dan tak bisa tumbuh normal. Ia pun menyamar menjadi anak-anak yatim piatu agar ada keluarga yang mau mengadopsinya. Siapa sangka keluarga tersebut malah tertimpa petaka lantaran Esther memiliki jiwa psikopat dan bisa membunuh siapa saja.
Kisah Orphan: First Kill pun masih berhubungan dengan yang pertama. Nah, berikut ini adalah fakta menarik yang perlu kalian ketahui dari film Orphan: First Kill.
1. Berlatar waktu sebelum Orphan pertama
Seperti yang sudah disebut sebelumnya, Orphan: First Kill merupakan prequel dari Orphan pertama. Itu artinya kisah dari Orphan: First Kill ini berlatar waktu kejadian sebelum Orphan pertama, di mana menceritakan ketika Esther melarikan diri dari fasilitas psikiatri di Estonia.
Ia pun melakukan perjalanan ke Amerika dengan menyamar sebagai anak dari keluarga kaya yang telah lama menghilang. Prequel ini akan memperlihatkan pembunuhan pertama Esther serta menjawab pertanyaan kalian mengenai asal usul Esther.
2. Diduga diambil dari kisah nyata
Banyak yang menduga bahwa Orphan: Fisrt Kill terinspirasi dari kisah nyata. Tepatnya pada tahun 1994, seseorang bernama Barbora Skrlova tengah menjadi pusat perbincangan kala itu. Ia mencuri identitas dan melakukan penyamaran di Texas, ia pun diketahui telah hilang selama 3 tahun.
Sepasang suami istri akhirnya mengadopsinya, hingga sang ibu angkat merasa ada yang aneh dengan Barbora. Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata Barbora adalah pria dewasa asal Prancis yang berusia 23 tahun. Sangat mengerikan ya!
[berita-terkait number=”3″ tag=”film”]
3. Rencana film ketiga
Bagi yang sudah menonton Orphan: First Kill pasti menyadari bahwa ada clue atau kejanggalan yang ditinggalkan oleh sutradara, William Brent Bell. Dan benar saja, William memang berencana melanjutkan seri ketiganya jika prequel ini sukses besar. Meski sudah meninggalkan jejak yang membuat penasaran, rencana ini masih belum dikonfirmasi lebih lanjut lagi.
4. Pemeran Esther yang sama dengan umur yang berbeda
Seperti diketahui, Esther pada film pertama diperankan oleh Isabelle Fuhrman, yang mana kala itu ia berusia 12 tahun dan mendapat pujian luar bisa berkat aktingnya. Meski telah 13 tahun lamanya, rupanya tak ada yang bisa menggantikan Fuhrman sebagai Esther, sehingga ia pun kembali mendapat posisi utama tersebut.
5. Para aktor memakai platform boots agar Fuhrman terlihat pendek
Uniknya, Fuhrman kini berusia 25 tahun dan bukanlah anak kecil lagi. Sang sutradara pun berpikir keras bagaimana caranya agar Fuhrman terlihat kecil seperti anak-anak. Akhirnya, sebuah ide muncul, para aktor diharuskan menggunakan platform boots tebal yang tentunya membuat mereka jauh lebih tinggi dari Fuhrman. Make up dan suara Fuhrman pun dibuat agar terlihat benar-benar seperti anak kecil, dan itu berhasil. Benar-benar aksi yang totalitas ya!
Sampai saat ini, belum dikonfirmasi tanggal pasti penayangan Orphan: First Kill di Indonesia. Kita nantikan bersama-sama ya! (mnd/ian)






