Surabaya (beritajatim.com) – Setelah melakukan aktivitas seharian penuh, tidur menjadi kegiatan yang tepat untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Ini agar seluruh sistem tubuh kalian mendapatkan metabolisme yang baik, sehingga keesokan harinya kalian bisa kembali berkegiatan dengan segar.
Itulah mengapa tidur merupakan aktivitas yang penting, bahkan disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap harinya. Efek kesehatan yang akan didapatkan pun jangka panjang, alias pola tidur kalian akan berpengaruh pada kesehatan di hari tua kalian.
Meski begitu, ternyata ada waktu – waktu yang tidak boleh digunakan untuk tidur lho! Alih – alih menyehatkan, tidur pada waktu – waktu ini bisa berbahaya. Apa saja? Simak ulasannya berikut ya.
1. Tidur di pagi hari
Godaan ketika ingin bangun pagi dan mulai beraktivitas memang sangat berat. Rasanya seperti kasur memanggil – manggil kita untuk kembali rebahan dan tidur nyenyak. Padahal, tidur di pagi hari bisa membuat kita merasa lesu, lemas, serta tidak fit untuk melanjutkan kegiatan. Selain itu, metabolisme tubuh juga akan terganggu, dan memicu beberapa penyakit seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, sulit konsentrasi dan mood yang berubah – ubah, apalagi jika ternyata kalian tidur kurang dari 8 jam sebelumnya.
Nah, bagi umat muslim yang sholat subuh lalu melanjutkan tidur, ini juga tidak disarankan ya! Tidak hanya masalah kesehatan, tidur di pagi hari akan memperlambat produktivitas.
2. Tidur setelah makan
Ketika perut kenyang, biasanya rasa kantuk akan mudah menyerang, tak sadar kita bersantai, lanjut rebahan, dan tertidur. Faktanya ini tidak diperbolehkan, karena bisa mengganggu proses pencernaan yang sedang berjalan. Akibat dari tidur setelah makan, makanan yang masuk tidak akan dapat dicerna dengan baik, sehingga bisa menimbulkan maag, obesitas, perut buncit, atau sakit perut lainnya.
3. Tidur di sore hari
Pernahkah kalian tiba – tiba tertidur saat sore hari, lalu bangun di malam hari dengan keadaan linglung dan badan justru lelah? Yap, ini karena tidur di sore bisa membuat tubuh kekurangan asupan oksigen. Akibatnya kalian akan merasa sakit kepala, lemas, dan mengganggu kualitas tidur di malam hari. Tidak hanya itu, tidur di sore hari juga data meningkatkan kadar kolesterol karena metabolisme berada pada titik maksimal.
[berita-terkait number=”5″ tag=”penyakit”]
4. Tidur sepanjang hari
Banyak orang menyebutnya sebagai hibernasi, yakni ketika tidur seharian penuh lantaran rasa lelah setelah berhari – hari melakukan kegiatan yang padat. Mereka yang melakukan ini beranggapan bahwa stamina tubuh akan kembali setelah tidur yang lama. Ini salah! Tidur seharian justru menciptakan gangguan pada kesehatan.
Durasi tidur yang normal umumnya 7 – 8 jam, kurang dari itu akan berbahaya, lebih dari itu juga berbahaya. Meski tidur dengan durasi yang lama, kita akan tetap merasa lemas dan mengantuk setelahnya, kepala menjadi pusing dan punggung terasa sakit. Bahkan jika dilakukan terus menerus, bisa menyebabkan masalah kesehatan mental hingga menurunnya fungsi otak.
Perbaiki kualitas tidur dengan istirahat yang cukup di waktu yang tepat. Tentu kalian ingin bangun dengan otak segar serta tubuh yang siap untuk menghadapi hari baru. Oleh karena itu, hindari waktu – waktu tidur di atas ya! (mnd/ian)






