Surabaya (beritajatim.com) – Ketika sudah punya penghasilan atau bahkan uang gaji bulanan, kadang keinginan untuk jajan semakin besar. Mulai dari membeli kopi mahal, pergi ke kafe, pesan makanan daring, belanja daring, atau hal lain.
Sebenarnya, jajan itu tidak ada salahnya. Namun, jangan sampai menguras habis penghasilan atau gaji bulanan. Sebagai anak muda Anda harus melek finansial agar hidup lebih tenteram.
Dilansir dari Perencana Keuangan Agustina Fitri ada beberapa cara untuk atur finansial bagi anak muda. Untuk mengatur penghasilan agar tidak habis dalam sekejap salah satunya dengan mengatur uang masuk (gaji) dan uang keluar (biaya hidup).
Anak muda yang biasanya banyak pergi ke kafe bisa dicoba dengan mulai mengurangi aktivitas gaya hidup tersebut secara pelan-pelan. Sehingga uang yang biasanya digunakan foya-foya kemudian dialokasikan pada dana darurat.
Selain itu, sistem autodebet yang ditawarkan perbankan atau bank digital juga bisa membantu pemindahan dana dengan lebih mudah. Berikut ini tips mengatur penghasilan bagi generasi muda.
Mengatur uang masuk dan uang keluar (biaya hidup)
Anda harus memiliki perhitungan dari segi uang pemasukan dan kurangi dengan biaya kebutuhan yang wajib dikeluarkan. Dengan paham jumlah uang masuk tidak lebih besar dari uang keluar maka Anda bisa menabung. Sebaliknya, jika uang keluar lebih besar, Anda harus merubah pola dan gaya hidup.
Berhemat
Bukan berarti punya kelebihan dana dapat Anda digunakan seenaknya untuk memenuhi gaya hidup. Gaya hidup tetap boleh, tetapi tetap haru disisihkan untuk menabung dan proteksi sebagai dana darurat.
Siapkan dana darurat
Dana darurat bisa dihitung antara 3 hingga 6 bulan kebutuhan hidup. Misal, penghasilan Anda 4 juta dalam satu bulan, maka kamu perlu memiliki minimal dana darurat sebanyak Rp 12 juta. Untuk mencapainya, setidaknya bisa Anda sisihkan 10% dari total seluruh penghasilan bulanan.
Mulai investasi
Bila dana darurat sudah dalam posisi aman, mulailah investasi. Untuk dana darurat dan investasi, Anda bisa menggunakan sistem auto debet yang ditawarkan perbankan atau bank digital.
Sebab hal Ini bisa membantu pemindahan dana dengan lebih mudah.Sehingga Anda tidak mudah tergiur uang sendiri yang disimpan dalam tabungan pribadi.
Merdeka dan sehat finansial di usia muda, coba terapkan beberapa cara tersebut secara maksimal. (dan/ian)






