Surabaya (beritajatim.com) – Surabaya, sebuah kota terbesar di Indonesia, terkenal dengan sejumlah julukan yang mencerminkan sejarah, keunikan, dan perannya dalam sejarah dan kebudayaan. Salah satunya adalah “Kota Pahlawan,” julukan yang dipopulerkan oleh peristiwa bersejarah yang penuh dengan nilai-nilai kepahlawanan.
Nama “Surabaya” sendiri mencerminkan keberanian menghadapi bahaya. Salah satu peristiwa penting yang menandai sejarah Kota Surabaya adalah pertempuran antara Raden Wijaya dan pasukan Mongol di tahun 1293, yang juga menjadi hari berdirinya kota ini.
Namun, puncak kepahlawanan Surabaya terjadi pada tanggal 10 November 1945, ketika ribuan warga Surabaya, yang dikenal sebagai Arek-arek Suroboyo, melawan pasukan sekutu dengan persenjataan terbatas demi kemerdekaan Tanah Air. Peristiwa ini diabadikan sebagai Hari Pahlawan dan memberikan Surabaya predikat sebagai “Kota Pahlawan.”
BACA JUGA:Jadwal SIM Keliling Surabaya Hari Ini Rabu 8 November 2023
Selain julukan sebagai “Kota Pahlawan,” Surabaya juga memiliki julukan lain yang mencerminkan beragam aspek penting dalam sejarah dan budayanya.
Berikut keempat julukan lain Kota Surabaya
1. Kota Sejuta Taman
Surabaya dikenal sebagai “Kota Sejuta Taman” karena memiliki berbagai taman indah, di antaranya Taman Bungkul yang pernah mendapatkan penghargaan taman terbaik se-Asia dari PBB. Taman lainnya termasuk Taman Flora, Taman Prestasi, Taman Lansia, Taman Ekspresi, dan Taman Apsari.
2. Kota Metropolitan
Surabaya juga diberi julukan sebagai “Kota Metropolitan” karena tingkat populasi yang tinggi dan tingkat kemajuan yang signifikan. Kota ini menjadi pusat kegiatan dalam berbagai sektor seperti investasi, pariwisata, pendidikan, dan perniagaan, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
3. Kota Perdagangan dan Jasa
Selain itu, Surabaya dikenal sebagai “Kota Perdagangan dan Jasa” karena menjadi pusat aktivitas perdagangan yang sibuk, baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional. Surabaya fokus pada pengembangan pasar modern dan menyediakan berbagai pilihan hotel untuk mendukung perjalanan bisnis internasional dan pariwisata lokal.
4. Gerbang Indonesia Timur
Surabaya juga disebut sebagai “Gerbang Indonesia Timur” karena lokasinya yang strategis selama pemerintahan kolonial. Pelabuhan Surabaya menjadi tujuan utama kapal-kapal pedagang asing dari timur Nusantara, menjadikan kota ini pusat pengumpulan dan penyebaran barang ke seluruh wilayah timur Indonesia.
Pelabuhan Tanjung Perak mendukung aliran perdagangan lokal, regional, dan internasional, menjadikan Surabaya sebagai Gerbang Indonesia Timur yang vital dalam menghubungkan Indonesia Timur dengan dunia luar melalui perdagangan laut.
Dengan julukan-julukan ini, Surabaya memamerkan kekayaan sejarah, kebudayaan, dan peran pentingnya dalam perkembangan Indonesia. Sebagai kota yang penuh warna dan makna, Surabaya menawarkan pengalaman yang beragam bagi penduduknya dan para pengunjung. (Fyi/Aje)






