Gresik (beritajatim.com) – Empat bank berskala nasional memberi sindikasi kredit Rp 901,42 miliar ke anak usaha PT Semen Indonesia (persero) Tbk, SIG yakni PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) melalui perjanjian kredit sindikasi sustainability linked loan (SLL). Keempat bank itu antara lain Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, dan Bank HSBC Indonesia.
Sindikasi kredit itu merupakan strategi SIG sekaligus bagian rangkaian sustainability frame work yang telah dirancang oleh perusahaan semen terbesar di tanah air.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG, Andriano Hosny Panangian menuturkan, program SLL merupakan wujud keseriusan SIG dalam implementasi aspek environment, social, and good governance (ESG). Dimana, sebagai upaya perusahaan dalam menurunkan emisi karbon melalui standar operasi berkelanjutan.
BACA JUGA:
Semen Indonesia Apresiasi Loyalitas Pekerja Konstruksi
“Kami terus mendorong reprofiling capital structure di lingkungan SIG Group yang mendukung keberlanjutan guna menciptakan perlindungan lingkungan, dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan,” tuturnya, Rabu (29/03/2023).
Sementara itu, Direktur Utama Semen Baturaja, Daconi Khotob mengatakan, program SLL ini semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam keberlanjutan melalui implementasi prinsip ESG.
“Kredit sindikasi SLL ini akan memberikan banyak manfaat bagi Semen Baturaja, di antaranya tingkat suku bunga yang lebih rendah dibandingkan conventional loan,” katanya.
BACA JUGA:
Dirut Donny Arsal: SIG Harus Terdepan di Industri Semen Regional
Sementara itu, Head of Corporate Banking 3 Division Bank BNI, Dipo Nugroho mengatakan, BNI selaku agen dan SLL koordinator sangat mendukung SIG dalam upaya menjaga keberlangsungan lingkungan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial.
“SLL merupakan program yang sangat positif dan BNI berkomitmen untuk mendukung kebijakan-kebijakan terkait sustainability. Ini menjadi milestone yang sangat penting,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada 19 Desember 2022 lalu, SIG bersama anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) juga telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi SLL dengan 12 perbankan sebagai kreditur. Dalam perjanjian kredit sindikasi SLL tersebut, SIG akan memperoleh kredit sebesar Rp4,15 triliun, sedangkan SBI memperoleh kredit sebesar Rp2,74 triliun. [dny/but]






