Surabaya (beritajatim.com) – Sepak bola modern punya transformasi formasi yang cukup berbeda dari sepak bola di masa lalu. Hal ini berdampak punahnya beberapa posisi pemain sepak bola.
Berikut ini 3 posisi pemain sepak bola yang terancam punah, bahkan ada yang sudah tidak dipakai sama sekali oleh pelatih.
Fox in the Box
Ada beberapa peran atau tipe penyerang jika dilihat apa yang dilakukan saat bermain. Fox in the box atau pencetak pintar saat ini mungkin sudah sangat jarang ditemui. Contoh pemain seperti ini dapat terlihat pada Filippo Inzaghi.
Inzaghi merupakan pemain yang begitu jarang terjebak offside. Padahal ia nyaris selalu menunggu bola di dekat gawang lawan dan tanpa disadari mendekati kiper lawan kemudian mampu mencetak gol tanpa terjebak offside.
Namun posisi ini sepertinya memang sudah tidak ada lagi karena taktik modern menginginkan penyerang ikut membantu dalam pertahanan.
Master of Passing
Salah satu atribut yang mesti dimiliki setiap pemain adalah memiliki passing (umpan) yang baik. Namun, tidak semuanya punya akurasi umpan yang memadai.
Apalagi gelandang bermain di sentral lapangan harus selalu mendistribusikan bola. Toni Kroos merupakan salah satu pemain yang berada di posisi master of passing saat ini.
Dalam 5 musim terakhir, Kross mampu melepas umpan dengan akurasi 93-94% per laga. Tidak ada pemain yang bisa menembus akurasi diatas 90% selain Kross.
Pemain seperti Lionel Messi dan Kevin de Bruyne pun hanya tembus maksimal 88% akurasi umpan per laga.
Raumdeuter
Peran raumdeuter atau penafsir ruang hanya ada satu di dunia saat ini, yaitu Thomas Muller. Namun hal yang pasti, hanya Muller yang mampu menafsirkan ruang dengan baik karena Muller adalah raumdeuter dan raumdeuter adalah Muller.
Muller mampu mengamati dan melihat ruang yang tersedia dan mencari solusi bagaimana cara memanfaatkan itu menjadi gol. Gol adalah tujuannya, entah dengan mencetak sendiri ataupun menjadi assist.
Muller berlari kecil dan melewati pemain lawan tanpa terjebak offside. Memberi umpan ke area kosong dan rekan yang dituju harus peka dengan kondisi ini. Hanya Muller yang mampu melakukannya. Itulah alasan mengapa gol Robert Lewandowski begitu banyak.
Akankah posisi itu punah di masa mendatang? Atau bisa jadi akan ada pemain muda dengan tiga posisi di atas. (dan/ian)






