Sampang (beritajatim.com) – Ratusan sapi di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Camplong, Sampang dan Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, terindikasi Penyakit Mulu dan Kuku (PMK).
Uce Sugiarti, Koordinator Puskeswan Sampang mengatakan, ratusan sapi yang terindikasi positif PMK di tiga Kecamatan berjumlah kurang lebih 260 ekor. “Sebanyak 90 ekor di Kecamatan Camplong, 120 ekor di Kecamatan Sampang dan 50 ekor di Kecamatan Pangarengan,” kata Uce, sapaan akrabnya, Kamis (2/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”penyakit-pmk”]
Uce mengimbau masyarakat tidak usah panik terkait penyakit PMK, karena penyakit ini bisa disembuhkan. “Kalau ada sapi yang terindikasi PMK, tolong segera menghubungi kepala desa maupun petugas,” katanya.
Apa ada yang mati? Sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan. Uce juga menegaskan bahwa penyakit PMK ini tidak bisa menular kepada manusia, sehingga warga diharap tidak khawatir maupun cemas dengan penyebaran PMK. Sekedar diketahui, adanya gejala PMK di Kabupaten Sampang, diperkirakan terjadi semenjak 21 Mei 2022. [sar/suf]






