Kota Madiun (beritajatim.com) – Setelah hampir dua minggu dilaporkan hilang, seorang perempuan muda asal Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Korban bernama Renanda Maharani Kharisma Wardhana (20) itu ditemukan di Yayasan Panti Asuhan Manarul Mabrur, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kapolsek Kartoharjo Kompol Mujo Prajoko membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, penemuan korban berawal dari informasi yang disampaikan Babinsa Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang yaitu Serma Suparno, yang melihat anak perempuan dengan ciri-ciri mirip Renanda datang ke sebuah panti asuhan.
“Kami menerima laporan dari Babinsa Pudak Payung bahwa ada seorang anak perempuan datang berjalan kaki ke panti asuhan dan sesuai dengan ciri-ciri korban yang dilaporkan hilang,” ujar Kompol Mujo, Kamis (13/11/2025).

Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa Renanda datang ke panti tersebut pada Jumat sebelumnya. Ia mengaku menempuh perjalanan panjang dan sempat naik ojek dari Yogyakarta menuju Semarang.
Setelah mendapatkan laporan itu, tim gabungan dari Polsek Kartoharjo dan Polres Madiun Kota bersama keluarga korban berangkat ke Semarang untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus melakukan penjemputan.
“Tim berangkat sekitar pukul 20.30 WIB dipimpin Kanit Reskrim AKP Satriyo Teguh P. Setelah tiba di lokasi pukul 23.30 WIB, benar bahwa anak tersebut adalah Renanda Maharani,” jelas Kompol Mujo.
Korban kemudian dibawa pulang ke Madiun bersama keluarga dan petugas. Kondisinya dinyatakan selamat dan langsung diserahkan kembali kepada orang tuanya.

Sebelumnya, Renanda dilaporkan hilang sejak Senin (30/10/2025). Ia berpamitan kepada ibunya untuk mengaji di Mushala milik Gus Albab di Jalan Trengguli, Kelurahan Oro-oro Ombo, namun tak pernah kembali. Upaya pencarian telah dilakukan keluarga hingga akhirnya melapor ke Polsek Kartoharjo.
Saat ditemui, Linda Purwati, ibu kandung Renanda, tak kuasa menahan tangis. Ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena masih bisa bertemu kembali dengan putrinya.
“Kami sangat-sangat senang dan bersyukur kepada Allah, karena dengan limpahan rahmat-Nya kami masih diperkenankan bertemu dengan putri kami. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu kepulangan putri kami Polres Madiun Kota, Polsek Kartoharjo, serta para pengawas yang turut membantu,” tutur Linda dengan mata berkaca-kaca.
Linda mengatakan, setelah putrinya kembali, keluarga akan berupaya memperbaiki hubungan dan terus mendampingi Renanda dalam masa pemulihan kondisi kejiwaannya.
“Setelah ini kami akan berusaha memperbaiki hubungan dengan putri kami. Karena dia masih dalam masa perawatan psikologis, kami akan berusaha untuk mendampinginya setiap saat dan setiap waktu,” ujarnya.
Diketahui, Renanda sempat menjalani terapi di Poli Jiwa RSUD Dr. Soedono Madiun akibat depresi, dan belakangan kondisinya berangsur membaik.
Kini, rumah keluarga di Kelurahan Tawangrejo kembali diselimuti kehangatan dan rasa syukur. Setelah perjalanan panjang dan penuh kekhawatiran, pertemuan kembali antara orang tua dan anak itu menjadi momen yang tak terlupakan. (rbr/but)






