Jember (beritajatim.com) – Dua Kebakaran terjadi dalam dua malam berturut-turut di Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 16 dan 17 April 2023. Seorang perempuan berusia 60 tahun meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Kebakaran pertama terjadi di sebuah rumah di Jalan Teuku Umar, Minggu (16/4/2023), sekitar pukul setengah delapan malam. Saat itu, rumah ditinggalkan penghuninya yang sedang salat tarawih di masjid. Hanya ada Rukiyah (65) dan seorang cucunya di rumah tersebut.
Entah bagaimana tiba-tiba api melalap rumah tersebut. Begitu kebakaran terjadi, sang cucu panik dan berlari keluar rumah. Rahmat Hidayat (20), cucu korban lainnya yang sedang salat tarawih saat kejadian, mengatakan, sang nenek tak bisa berjalan. Tak ada yang berani mendekat untuk menolomg sang nenek.
Setelah dua jam, api berhasil dipadamkan mobil pemadam kebakaran. Rukiyah ditemukan dalam keadaan hangus di dalam kamar mandi dekat dapur. Dia diduga meninggal karena menghirup asap kebakaran.
Kebakaran berikutnya terjadi, Senin (17/4/2023) malam pukul enam, di Perumahan Taman Gading Blok TT Nomor 03, RW 02 RT 36. Api berasal dari lantai dua saat sang penghuni rumah, Joni Setiawan (53), sedang bekerja di ruang bawah. Lantai dua dipakai gudang berisi busa dan barang elektronik.
Saat asyik bekerja, Joni mencium bau asap kebakaran. “Saya keluar, lihat di belakang kok ada api. Saya ambil ember untuk memadamkan api. Saya sempat siram tiga atau empat kali, tapi saya tidak kuat asapnya,” kata Joni.
Warga sekitar hendak membantu. Namun usaha gagal, dan akhirnya mereka menyelamatkan barang-barang berharga yang ada. Dua unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.
Joni bukan pemilik rumah itu. “Saya sewa satu tahun lebih, dan bulan ini sudah terakhir. Sebenarnya mau saya perpanjang mulai Mei, kalau pekerjaan saya sebagai programmer oke,” katanya.
Joni memperkirakan kerugian barang sekitar Rp 30 juta. “Cuma bangunannya yang ganti ruginya masih mau saya omongkan dengan pemilik rumah,” katanya. Hingga saat ini, Joni belum tahu penyebab kebakaran. [wir]






