Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 150 atlet dari Kabupaten Magetan yang tergabung dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum diberangkatkan ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan berlangsung di Malang Raya pada 28 Juni hingga 5 Juli 2025.
Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Magetan, dr. Budi Setyanugraha, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan dalam tiga hari berturut-turut untuk 24 cabang olahraga (cabor). Diantaranya Jujitsu, Kurash, Muay Thai, MMA, Wushu, Silat, Gulat, Karate, Balap Motor, Aeromodelling, Petanque, Paralayang, Atletik, Panjat Tebing, Akuatik, Catur, Senam, E-Sport, Billiard, Balap Sepeda, Taekwondo, Tenis Meja, Futsal, Bola Voli.
“Jadi, pemeriksaan atlet koni yang akan berangkat ke Porprov ini nanti berjumlah kurang lebih 150 atlet gitu ya. Yang di mana akan kita laksanakan selama 3 hari. Ya, jadi rata-rata sehari 50 atlet gitu ya. 150 atlet itu dari 24 cabor yang berangkat ke Porprov nanti,” ujar dr. Budi.
Proses pemeriksaan ini meliputi tes darah lengkap, fungsi liver dan ginjal, rekam jantung, serta pemeriksaan urine. Hasil dari tes ini dikumpulkan secara kolektif dan akan dievaluasi oleh tim medis untuk menentukan kelayakan fisik para atlet.
“Karena pemeriksaannya selama 3 hari nanti kita kolektifkan ya hasilnya biar selesai semua pemeriksaannya nanti kan kita evaluasi dari masing-masing hasil pemeriksaan itu. Nanti jika ditemukan misalkan ada atlet yang pemeriksaannya kurang baik nanti akan kita berikan rekomendasinya ke KONI,” jelasnya.
Apabila terdapat atlet yang menunjukkan hasil pemeriksaan yang tidak memadai, maka akan diberikan rujukan ke dokter spesialis untuk tindak lanjut.
“Mungkin misalkan ada hasil pemeriksaannya yang kita rasa mengkhawatirkan ya kemungkinan rekomendasi kita ke ini untuk tidak berangkat gitu ya. Nanti untuk berkonsultasi lebih lanjut ke dokter spesialis ya terkait nanti tergantung nanti gangguannya di mana gitu ya. Misalkan jantung ya spesialis jantung seperti itu,” tambahnya.
Tahapan ini menjadi proses terakhir dari rangkaian seleksi yang dilakukan KONI Magetan sebelum para atlet resmi diberangkatkan. “Mungkin ini tahap terakhir ya dari rangkaian seleksi atlet kemarin dari KONI yang sebelumnya sudah dilakukan beberapa tes parameter ya oleh kemarin KONI menggandeng konsultan konsultan atlet gitu ya,” ujarnya. [fiq/ian]






