Bondowoso (beritajatim.com) – Sebanyak 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bondowoso belakangan ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso berencana melaksanakan open bidding untuk mendapatkan kepala OPD definitif dari ASN golongan IIB.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bondowoso, Mahfud Junaidi menyatakan, rencana open bidding itu kemungkinan ketika memasuki Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (P-APBD) 2024.
“Sejauh ini kami sudah melakukan perencanaan awal untuk nantinya kami tindaklanjuti,” kata Mahfud kepada BeritaJatim.com, Rabu (11/9/2024).
Menurutnya, perencanaan awal open bidding harus dilaksanakan secara matang.
“Karena kan kegiatan open bidding membutuhkan anggaran yang besar dan sejauh ini belum dianggarkan,” jelasnya.
Pemkab Bondowoso sementara ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara.
“PJ Bupati juga sudah berkoordinasi untuk mempersiapkan. Selanjutnya untuk langkah yang akan diambil masih menunggu persetujuan dari beberapa pihak,” beber Mahfud.
Kendati demikian, terkait kuota open bidding yang akan dibuka masih belum ditentukan. Apakah keseluruhan atau hanya sebagian saja.
“Untuk OPD apa yang didahulukan kami masih mempertimbangkan itu,” dalihnya.
Berdasarkan data, di Kabupaten Bondowoso ada 10 OPD yang dipimpin oleh pelaksana tugas.
Seperti Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perpustakaan dan Kerasipan (Disperpusip), Asisten I, Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK).
Kemudian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Lalu Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan). (awi/ian)






