Blitar (beritajatim.com) – Satu rumah warga di kelurahan Jengglong Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar Roboh setelah diterjang angin kencang dan hujan deras. selain itu, 14 rumah lainnya mengalami rusak ringan juga setelah diterjang puting beliung.
“Benar terjadi putinge beliung di desa Jongglong Sutojayan yang menyebabkan belasan rumah warga rusak” Kata Ivong Bettryanto, Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Rabu (16/11/2022).
Peristiwa tersebut bermula saat wilayah kelurahan Jingglong Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar diguyur hujan deras disertai angin kencang. Hujan deras disertai angin kencang itu berlangsung cukup lama hingga membuat beberapa rumah warga rusak.
Dari laporan BPBD Kabupetan Blitar total ada 1 rumah warga yang roboh. Rumah tersebut milik Edi Suseno, 45 tahun warga RT 05 RW 05 kelurahan Jengglong Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Kondisi rumah Pria tahun itu tidak lagi bisa ditempati karena roboh rata dengan tanah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”puting-beliung”]
Bangunan rumah sendiri memang terbuat dari kayu dan bambu sehingga tidak kuat menahan terjangan angin kencang dan hujan deras. “Rumah milik Edi Suseno (umur 45 th) RT 05 RW 05 Kondisi rumah tidak ditempati rusak rumah roboh terbuat dari kayu dan dinding anyaman bambu ukuran rumah 9×5m, perkiraan kerugian 15 juta” imbuhnya.
Selain membuat sebuah rumah roboh 14 rumah warga lainnya juga mengalami rusak ringan setelah diterjang puting beliung. menurut Kepala BPBD Kabupaten Blitar, kerusakan rumah mayoritas terjadi pada atap bangunan yang roboh akibat diterjang angin kencang.
Total kerugian akibat puting belung itu sendiri diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hingga kini BPBD Kabupetan Blitar masih terus melakukan pendataan mengenai total kerusakan. “14 rumah warga rusak ringan setelah diterjangan angin kencang dan hujan deras mayoritas rusak di bagian atap” kata Ivong.
Selain rumah warga, ada pula kandang ternak warga juga ikut rusak akibat diterjang puting beliung. kini petugas BPBD bersama warga tengah melakukan pembersihan puing puing runtuhan rumah.
Proses perbaikan rumah warga yang rusak juga tengah dikerjakan oleh petugas gabungan BPBD Kabupetan Blitar, Polisi serta TNI. “Saat ini tim masih di lapangan untuk melakukan pembersihan dan perbaikan rumah warga yang rusak akibat angin kencang dan hujan deras” pungkasnya. (owi/kun)






