Hukum & Kriminal

Pencuri Kotak Amal di Masjid Mojokerto Diamankan Warga Gempol

Abdul Jalal (47), pelaku pencurian kotak amal Masjid Sirojuddin Wotanmas Jedong. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Unit Reskrim Polsek Ngoro berhasil mengamankan pelaku pencurian kotak amal yang sudah meresahkan warga Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Pelaku yakni Abdul Jalal (47) warga Perum Candra Kartika, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Ipda Selimat mengatakan, pelaku diamankan setelah petugas mendengar ada pencurian kotak amal tertangkap warga Desa Bulusari, Kecamatan Gempol,Pasuruan. “Petugas kemudian mendatangi Polsek Gempol,” ungkapnya, Selasa (26/11/2019).

Masih kata Kanit, petugas melakukan pengecekan terhadap pelaku yang diamankan Polsek Gempol. Ternyata, lanjut Kanit, dia merupakan pelaku yang sama. Ini lantaran sebelumnya petugas mengecek kamera CCTV yang ada di Masjid Sirojuddin Wotanmas Jedong dan terlihat ada pelaku.

“Aksinya dilakukan di Masjid Sirojuddin pada Sabtu tanggal 16 November 2019 sekira pukul 07.00 WIB. Pelaku mengambil uang yang ada di kotak amal masjid, aksinya terekam camera CCTV tapi baru diketahui juru kunci masjid pada, Jumat pekan lalu,” katanya.

Saat itu, juru kunci sedang membersihkan masjid untuk persiapan salat Jumat. Ketika membersihkan kolong jendela atas, dia menemukan dua gembok dalam keadaan rusak. Karena curiga, juru kunci melakukan pengecekan kotak amal dan salah satu kunci gembok kotak amal dalam keadaan rusak.

“Uang yang ada di kotak amal tersebut raib. Pencurian kotak amal tersebut dilaporkan ke kami, setelah menerima laporan kami langsung cek ke TKP dan melihat rekaman CCTV. Dari rekaman itu, terlihat satu orang pelaku merusak kunci gembok salah satu kotak amal dan mengambil uang yang ada di dalamnya,” jelasnya.

Dalam rekaman CCTV terlihat, Jalal melakukan aksinya pada, Sabtu (16/11/2019) sekira pukul 07.00 WIB. Dia datang menggunakan sepeda motor Yamaha N MAX warna merah plat nomor samar. Dari hasil interogasi petugas, pelaku juga mengaku telah melakukan pencurian uang di Pasuruan dan Mojokerto.

“Yakni empat kali di wilayah Gempol, Kabupaten Pasuruan serta mengambil uang di kotak amal Masjid Sirojuddin Wotanmas Jedong. Saat ini, dia menjalani proses penyidikan di Polsek Gempol. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” pungkasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar