Hukum & Kriminal

Ngaku Kiai, Bisa Gandakan Uang, Guru di Madiun Tertipu Rp 32 Juta

Madiun (beritajatim.com) – Polsek Taman Kota Madiun berhasil menangkap 2 tersangka kasus penipuan dengan modus penggandaan uang. Yakni tersangka berinisial KW yang beralamat di Kecamatan Karang Malang Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Dan satunya berinisial HTB yang beralamat di Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.

“Korbannya berinisial YW yang merupakan seorang guru SD yang beralamat di Kecamatan Taman Kota Madiun,” kata Kapolsek Taman Kompol Sarwono saat press release pada Jumat (5/7/2019).

Sarwono mengungkapkan para tersangka mempunyai tugas masing-masing. Tersangka KW bertugas memperkenalkan HTB yang nyaru sebagai kiai yang bisa menggandakan uang kepada korban YW lewat media sosial Facebook.

Dengan rayuan dan tipu daya, para tersangka berhasil mengelabui korban untuk menyerahkan uang dengan total Rp. 32 juta. Dan uang tersebut bisa digandakan oleh HTB menjadi Rp. 1,3 milyar hanya dalam waktu 2 minggu.

”Ritual berada di kamar korban, kardus yang berisi uang dan bunga setaman dibungkus kain warga merah muda dan tidak boleh dibuka sebelum 2 minggu,” kata Sarwono menurut keterangan korban.

Namun setelah ritual tersebut, nomor handphone para tersangka tidak bisa dihubungi. Dan setelah 2 minggu, kardus itu bukan terisi uang tapi bunga setaman yang mengering dan tumpukan kertas karton dipotong seukuran uang.

”Merasa ditipu korban langsung melaporkan kepada kami,” ungkapnya.

Berdasar keterangan dari korban, polsek Taman tidak perlu memerlukan waktu lama untuk menangkap para pelaku. Semula pihaknya berhasil menangkap HTB di rumah kontrakannya di Karanganyar Jawa Tengah. Kemudian setelah dilakukan pengembangan, polisi juga berhasil mengamankan KW.

”Para tersangka dijerat dengan pasal 378 atau 372 KUHP atas tindak pidanan bersama-sama dalam melakukan penipuan atau penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar