Hukum & Kriminal

Mengaku Badan Investigasi MA, Agus Tipu Rp 600 Juta untuk Jadi Polisi

AP (61) pelaku penipuan saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (5/8/2019). (Foto: Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Hanya tertunduk, Agus Paidi (61) pelaku penipuan tak bisa mengelak saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (5/8/2019).

Agus pelaku penipuan yang mengaku sebagai pegawai Badan Investigasi Makamah Agung (BI MA) ini menipu rekan saudara pelaku.

Dijelaskan pelaku, Saiful Rohman (18) anak rekan paman pelakh baru lulus sekolah dan mau jadi Polisi.

“Karena dengar itu, saya berinisiatif menjadi petugas Badan Investigasi Mahkamah Agung ang bisa membawanya (korban) jadi Polisi,” jelasnya.

“Total korban saya tipu agar transver uang sampai Rp 600 juta,” lanjutnya.

Tak hanya meyakinkan korban dengan membuat id petugas BI MA, surat tugas untuk wilayah Jawa Timur juga ia buat. Bahkan, pelaku juga membuat yakin sang korban dengan memberikan pelatihan khusus.

Pelatihan khusus tersebut yakni memberi program lari dan renang. Karena program latihan dan surat tugas, keluarga Rohman pun percaya dan transfer sampai Rp 600 juta.

“Saya yakinkan korban biar mau transfer uang terus. Uang dikirim secara bertahap, bukan transfer tunai Rp 600 juta sekaligus,” tandasnya.

Iptu Bima Sakti, Kanit Reskrim Polrestabes Surabaya menjelaskan, pelaku sampai saat ini mengaku hanya sekali menipu orang. Meski demikian, pihak kepolisian tak percaya dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sebab, tak surat dan kartu nama milik pelaku tercetak banyak sehingga diindikasi menelan korban banyak.

“Kita masih jalani pemeriksaan lebih lanjut. Jika memang ada korban lain warga bisa melaporkan kepolisian,” ucap Iptu Bima. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar