Hukum & Kriminal

Kesaksian Tetangga Warung, Usai Pelaku Memutilasi Korban

Kediri (beritajatim.com) – Kedua pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28) mengeksekusi korban di sebuah bangunan kecil beratap asbes di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Paska penangkapan dua pelaku Aris Sugianto (34) warga Mangunan, Udanawu, Blir dan Aris Prakoso (34) warga Ringinrejo, lokasi pembunuhan ini terus ramai dikerubuti warga.

Bangunan itu disewa tersangka Aris untuk usaha warung kopi dan masakan khas Malaysia. Lokasi tersebut sebenarnya berada di kawasan yang padat penduduk. “Jualannya nasi goreng, mie goreng, enggak tahu persisnya tapi khas masakan Malaysia katanya,” ujar Sujilah (65) tetangga warung paling dekat, Sabtu (13/4/2019).

Aris menyewa bangunan berukuran sekitar 5 x 7 meter itu untuk waktu satu tahun. Harga sewanya Rp 2 juta, tetapi baru dibayar setengahnya. Untuk tampak depan, warung itu terdiri dari dua bagian. Satu bagian adalah bangunan permanen, satu bagian lagi area kosong menyerupai garasi.

Di bangunan permanen terdapat dua ruang yaitu ruang depan yang lebih luas yang disediakan bagi pembeli untuk duduk dan makan. Satu ruang lagi yang lebih sempit adalah kamar tidur. “Dengar dari polisi yang datang ke sini kemarin, di kamar tidur itu pembunuhannya,” ujar Sujilah.

Sujilah bercerita, pada malam Budi Hartanto dibunuh dan dimutilasi, ada seseorang yang lari ketakutan keluar dari warung. Sujilah sempat mengintip dari dalam rumahnya. “Antara pukul 11 sampai 12 malam, saya mendengar suara orang berteriak tapi agak ditahan suaranya ‘hi…wedhi aku…wedhi aku…wedhi aku…’ (hi…takut aku…takut aku…takut aku…),” tutur Sujilah.

Saat itu, Sujilah tidak menyangka apabila terjadi pembunuhan di warung tersebut. Sujilah yang tinggal seorang diri itu mengaku langsung tidur dan menghilangkan kecurigaan yang ada di pikirannya. Ketika dia mendengar kabar dari warga dan berita media bahwa pagi hari itu ditemukan mayat tanpa kepala di Karanggondang, Udanawu, dia pun tidak menaruh curiga.

Dia sempat merasa heran bahwa Aris tidak nampak di warungnya pada siang hari Rabu itu dan warungnya pun tutup. Sujilah sempat menanyakan kepada Aris tentang suara orang lari ketakutan pada Selasa malam itu. “Dia (Aris) bilang bahwa dia mimpi buruk. Katanya pundaknya ketimpa kayu yang sangat besar sampai dia bangun dan lari ketakutan,” ucap Sujilah meniru jawaban Aris saat ia tanya.

Sebelumnya, dua pelaku pembunuhan mutilasi Budi Hartanto, Aris Sugianto dan Azis Prakoso telah ditangkap polisi dari tempat berbeda. Aris alias AS dibekuk dalam pelarian ke Jakarta. Sedangkan Azis atau AJ ditangkap dari rumahnya di Ringinrejo, Blitar. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar