Hukum & Kriminal

Kasus ‘Koboi’ di Ruang Karaoke Malang Berakhir Damai

Malang (beritajatim.com) – Kasus tembakan senjata api di salah satu ruangan karaoke di Kota Malang, berakhir damai. Kasus penembakan senjata api jenis pistol itu dilakukan oleh Arlin, warga Taman Batu Aji Indonesia, Sagalung, Batam pada Kamis, (28/11/2019) malam.

Dia memiliki pistol dengan kelengkapan surat Izin Khusus Senjata Api (IKHSA). Pistol ini sejatinya untuk keperluan bela diri. Namun, digunakan oleh Arlin untuk menembak bagian atas salah satu ruangan karaoke di Kota Malang.

Penyebab Arlin naik pitam adalah, tolakan ajakan berhubungan badan oleh pemandu lagu di ruangan karaoke itu. Saat itu, Arlin sedang berkaraoke bersama seorang rekannya dengan ditemani pemandu lagu berinisial M dan F. Salah satu pemandu lagu berinisial F diajak berhubungan badan namun menolak.

Arlin pun emosi, dia melemparkan mic ke arah F yang mencoba keluar ruangan. Sejurus kemudian, dia mengeluarkan senjata api dan menembakan amunisinya ke atas ruangan karaoke. Kasus ini pun ditangani oleh Polresta Malang Kota. Senjata api diperiksa, dan Arlin harus menjalani pemeriksaan.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Yogi Arya Wiguna mengatakan perkembangan kasus penembakan ini berujung damai. Pihak pelapor memilih memaafkan pelaku, sehingga jalur kekeluargaan dipilih oleh pelapor dan Arlin.

“Untuk perkembangan pelapor sudah mncabut laporan dan tidak mempermasalahkan. Sudah saling memaafkan. Pihak pelapor menginginkan proses mediasi,” tandasnya. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar