Hukum & Kriminal

Hari Ini Basis Boomerang Jalani Sidang Putusan

Surabaya (beritajatim.com) – Hubert Henry Limahelu, basis grup Band Boomerang hari ini menjalani sidang putusan dalam perkara kepemilikan narkoba jenis ganja, Kamis (14/11/2019).

Majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana bakal membacakan putusan atas tuntutan pidana penjara selama dua tahun yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso. Kuasa hukum terdakwa yakni Robert Mantinia mengaku siap menghadapi putusan. Dan dia berharap hakim memberikan putusan yang adil bagi Terdakwa. “Kita lihat nanti putusannya, mudah-mudahan diberikan putusan yang terbaik buat terdakwa,” ujarnya.

Sebelumnya, Hubert mengakui bahwa dia memang mengkonsumsi ganja untuk mengibati penyakitnya, dan dia pun menampik bahwa dia kecanduan karena hal itu murni untuk kepentingan medical. “Saya memang tidak kecanduan, karena saya mengkonsumsi ganja memang murni untuk pengobatan,” ujarnya.

Apakah dia mendapat rekomendasi dari dokter terkait hal itu? Hubert mengakui bahwa dia belum mengurus terkait hal itu. Namun yang dia ketahui bahwa secara medis hal itu dibenarkan. “Cuma saya belum mengurus soal itu,” tandasnya.

Perlu diketahui, dalam tuntutan JPU disebutkan bahwa terdakwa terbukti melakukan perbuatan sebagaimana tertuang dalam pasal 127 ayat 1 a nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Menyatakan terdakwa Hubert Henry Limahelu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menyalahgunakan narkotika golongan satu untuk diri sendiri,” ujar JPU Ali dalam tuntutannya.

“Menghukum terdakwa Hubert Henry Limahelu dengan pidana penjara selama dua tahun dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani dengan perintah tetap ditahan,” lanjut Ali dalam tuntutannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana.

Untuk diketahui, Kasus narkotika basis grup band Boomerang ini dilimpahkan ke kejaksaan pada Kamis (8/8) lalu setelah berkas perkaranya dinyatakan sempurna atau dalam istilah hukum disebut P 21.

Dalam kasus ini, Henry didakwa melanggar pasal berlapis, yakni melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Henry ditangkap Polrestabes Surabaya dirumahnya dikawasan Jalan Kalongan Surabaya. Saat ditangkap, Petugas menemukan tiga bungkus plastik narkotika jenis ganja yang disimpan diatas atap genteng rumah. Dari hasil penyidikan, Ganja tersebut dibeli Henry dari Michale Amos (berkas perkara terpisah) seharga Rp 400 ribu untuk dikonsumsi sendiri. [uci/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar