Hukum & Kriminal

Bulan Madu di Penjara Gara-gara Pengantin Baru Curi Tabung Elpiji

Banyuwangi (beritajatim.com) – Aksi nekat dilakukan oleh pasangan suami istri Debby Anggara (18) dan Erni Dwi Prasasti (18). Keduanya memasuki rumah warga secara diam-diam dan mengambil sejumlah barang di dalamnya tanpa ijin.

Aksi kedua pasangan ini cukup unik dan terbilang nekat. Terlebih, mereka baru meresmikan hubungan jalinan pernikahan dua bulan lalu.

Entah apa yang ada di benak keduanya hingga gelap mata melakukan penencurian. Mereka melancarkan asksinya di rumah milik Niki Adi Candra warga Dusun Sidomulyo RT.05 RW.10 Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.

Barang yang diambil hanyalah sebuah tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, sebuah HP Nokia, dan perhiasan mirip emas. Jika ditotal, barang itu nilainya tak seberapa. Bahkan, belum puas menikmati hasil curian, keduanya harus berurusan dengan Polisi Polsek Muncar. Karena berdasarkan laporan warga.

“Awalnya pada hari Jum’at tanggal 04 Oktober 2019 korban melaporkan adanya pencurian di rumahnya. Dalam laporan, korban bersama keluarga masuk kedalam rumah dan melihat jendela belakan dapur dalam keadaan terbuka, selanjutnya korban beserta keluarga mengecek barang-barang miliknya, setelah masuk kemar depan melihat 1(satu) unit HP Nokia Warna Hitam yang ditaruh di atas meja sudah tidak/hilang,- 1 (satu) buah gelang mas warna kuning milik anaknya juga tidak ada yang berada di atas meja kamar depan ,selanjutkan juga korban melihat tabung gas LPG 3 Kilo yang berada di dapur juga tidak/hilang,” kata Kapolsek Muncar, AKP M Zaenuri, Rabu (16/10/2019).

Laporan diterima, Polisi melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. Sehingga ditemukan petunjuk pelaku pencurian tersebut.

“Setelah melakukan penyidikan berdasarkan adanya laporan tersebut dengan bantuan warga pada saat salah satu warga melihat tersangka menjual HP Nokia ke konter yang berada di Desa Sumberberas tidak jauh dari rumah tersangka. Adanya infomasi tersebut unit kita mendatangi konter tersebut dan pemilik konter menerangkan, HP Nokia dapat dari pasangan suami istri yang baru saja menjualnya kepadanya,” ungkapnya.

Tak butuh waktu lama, aparat mendatangi kediaman pelaku dan melakukan pemeriksaan. Buktinya, Polisi mendapati semua barang-barang yang diambil pelaku bahkan keduanya mengakui perbuatannya.

“Pada saat diinterogasi pasangan suami istri tersebut mengakui semua perbuatannya tersebut, selanjutnya keduanya beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Muncar guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasya.

Kedua pasangan muda yang masih dimabuk cinta ini kini harus melanjutkan bulan madunya di dalam penjara. Mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. [rin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar