Blitar (beritajatim.com) – Nama Dr. Muhammad Imam Muslimin Mardi, atau yang akrab disapa Yai Mim, mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pemicunya adalah perseteruannya dengan seorang pemilik rental mobil di Malang yakni Sahara.
Namun, di tengah panasnya polemik tersebut, sebuah fakta mengejutkan tentang latar belakangnya terungkap ke publik. Terungkap bahwa Yai Mim merupakan kerabat dari Gus Iqdam atau Muhammad Iqdam Kholid.
Tak banyak yang tahu, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang berasal dari Blitar ini ternyata bukanlah orang sembarangan. Ia memiliki silsilah keluarga yang terhubung dengan ulama-ulama besar dan pendakwah ternama di Jawa Timur.
Fakta ini terkuak saat Yai Mim bertemu dengan politisi senior, Dedi Mulyadi dalam sebuah podcast youtube. Dalam perbincangan yang direkam dan diunggah ke media sosial tersebut, Yai Mim awalnya menceritakan kronologi masalah yang sedang dihadapinya.
Terungkap Karena Didalami Dedi Mulyadi
Merasa penasaran dengan sosok tamunya, Dedi Mulyadi beberapa kali menanyakan asal-usul Yai Mim lebih dalam. Awalnya, Yai Mim tampak enggan membeberkan latar belakang keluarganya. Namun, setelah didesak dengan pertanyaan mengenai tempat kelahirannya, ia akhirnya membuka fakta tersebut.
“Ya dilahirkannya di mana?” tanya Dedi Mulyadi sekali lagi.
Dengan lugas, Yai Mim menjawab, “Blitar, saya itu saudaranya Kyai Marzuki, Gus Iqdam. Itu masih saudara saya,” Jawab Yai Mim
Pernyataan tersebut sontak membuat banyak pihak terkejut. Gus Iqdam, yang nama lengkapnya Muhammad Iqdam Kholid, merupakan pendakwah muda fenomenal asal Blitar yang saat ini sedang naik daun dengan majelis Sabilu Taubah-nya.
Pengungkapan ini pun mengubah pandangan sebagian publik terhadap Yai Mim. Sosok yang semula hanya dikenal karena perseteruannya, kini disorot karena latar belakang keluarganya yang berasal dari kalangan ulama terpandang di Blitar. Meski begitu pihak Majelis Sabilu Taubah belum memberikan statement terkait hal itu. [owi/beq]






