Malang (beritajatim.com) – Universitas Negeri Malang (UM) Jawa Timur melangsungkan prosesi wisuda periode 121 tahun 2023. Wisuda berlangsung di Graha Cakrawala, UM, Sabtu (30/9/2023).
Menurut Kepala Seksi Humas UM, Kartika Lazuardi, terdapat 1.251 mahasiswa yang diwisuda pada periode ini. Dia melanjutkan bahwa jumlah lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lebih besar dari 2,75 pada program Diploma dan Sarjana sebanyak 1.112 orang (99,64%).
Sementara itu, predikat yudisium kelulusan adalah dengan Pujian sebanyak 968 orang (86,74%), sangat memuaskan sebanyak 144 orang (12,90%); dan memuaskan sebanyak 4 orang (0,36%).
“Untuk program Magister dan Doktor, predikat yudisum kelulusan dengan Pujian 104 orang (77,04%), sangat memuaskan 24 orang (17,78%); dan memuaskan sebanyak 7 orang (5,19%),” kata Kartika pada media.
Sementara itu, Ketua senat akademik UM, Prof. Dr. H. Sukowiyono, S.H., M.Hum., menjelaskan soal UM sebagai kampus yang excellence dalam berinovasi. UM merupakan kampus yang sehat dan mencerdaskan akan terus berbenah, berinovasi, bernas berprestasi, inovatif dan kritis terhadap perubahan dengan dilandasi nilai-nilai Pancasila.
BACA JUGA: Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Mahasiswa Ilmu Politik Unair Surabaya Gelar Gapol Bersholawat
“Sudah waktunya saudara (wisudawan) mendarmabaktikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman untuk kemajuan masyarakat bangsa dan negara. Tentu tidak mudah mencapai kelulusan ini, tidak banyak yang bisa mampu menjadi sarjana, magister, maupun doktor,” ujar ketua senat akademik.
UM, kata Prof Sukowiyono, juga terus berbenah menjadi green campus, mendukung civitas akademika, mengambil peran dalam krisis iklim untuk hidup berkelanjutan. Perkembangan dunia saat ini menuntut manusia responsif, adaptif, kolaboratif, dan fleksibel, menyongsong perubahan global.
“Saudara perlu berkomitmen tinggi, merawat, memperbaiki, dan meningkatkan UM dalam berinovasi dalam pendidikan untuk pembangunan masa depan,” lanjutnya.
Pada akhir penyampaian, ia berpesan kepada wisudawan UM periode 121 agar bekerja, berprestasi, dan ciptakan lapangan kerja dalam kancah persaingan global. Hendaknya mereka harus bangga menjadi alumni UM, dan mampu menjaga dan membawa nama baik almamater.
“Bagi yang telah bekerja, semoga bisa berkinerja lebih baik. Bagi yang belum bekerja, semoga memperoleh lapangan kerja atau membuka lapangan kerja sendiri. Semoga siap dan bisa bersaing baik secara regional, nasional, maupun global,” katanya mengakhiri penyampaian. (dan/nap)






