Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyerahkan dokumen kependudukan kepada salah satu pasien yang melahirkan di RSUD Kilisuci, Kamis (30/6/2022). RSUD Kilisuci memiliki program 3 in 1 yang bekerjasama dengan Dispendukcapil Kota Kediri.
Dalam program ini, setiap ibu yang melahirkan di RSUD Kilisuci saat pulang sudah membawa Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak yang baru lahir.
“Sekarang di RSUD Kilisuci sudah bekerjasama dengan Dispendukcapil. Pasien pulang sudah bawa dokumen lengkap. Silahkan melahirkan di sini saja,” ujarnya.

Selain itu, ibu melahirkan juga mendapatkan sertifikat dari RSUD Kilisuci. Pemrosesan dokumen ini membutuhkan waktu satu jam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kota-Kediri”]”Biasanya setelah menikah kan belum membuat KK baru, pergantian status di KTP dan KK masing-masing orang tua. Nah ini nanti sudah lengkap diganti semua,” jelasnya.
Kemudahan pelayanan ini telah dirasakan oleh Indah warga Kelurahan Banjarmlati. Hari ini Ia dan bayinya diperbolehkan untuk pulang dan menerima dokumen yang lengkap.

Wildan, suami dari Indah menambahkan pelayanan di RSUD Kilisuci ini sangat baik. Program 3 in 1 yang ada di RDUD Kilisuci benar-benar membantunya.
“Setelah istri melahirkan banyak sekali yang harus dilakukan. Alhamdulillah tidak repot mengurus KK, KIA dan Akta Kelahiran karena sudah ada program dari RSUD Kilisuci ini. Prosesnya pun juga cepat. Pelayanan di sini top dan petugasnya ramah,” imbuhnya.
Turut mendampingi Wali Kota Kediri Direktur RSUD Kilisuci dr. Tutik Mahanani, Kabid Pencatatan Sipil Kota Kediri Wintarti, dan jajaran RSUD Kilisuci. [nm/kun]






