Malang (beritajatim.com) – Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya atau UB Malang melakukan soft launching Vocafe (Vokasi Cafe). Keberadaan cafe ini sebagai tempat praktik mahasiswa dalam pengembangan inovasi.
Dekan Vokasi UB, Prof Dr Unti Ludigdo, S.E., M.Si., Ak, menjelaskan bahwa vocafe merupakan wujud nyata pengembangan bisnis di UB. Keberadaan Vocafe UB tidak terlepas dari kerjasama antara Fakultas Vokasi dan UB Coffee yang berada di bawah Badan Usaha Non Akademik (BUNA).
“Adanya Vocafe ini sebagai bagian dari Vocafe Teaching Factory yang terdiri atas tiga lini. Yaitu Smart Cafe, Smart Product dan Smart Branding. Vocafe ini juga menjadi sarana pendukung Vocafe Teaching Factory untuk pendidikan dan pengembangan produk mahasiswa Vokasi UB,” kata Prof Unti, sapannya.
Dia memandang, Vocafe adalah pintu pertama yang dipunyai Fakultas Vokasi untuk pemasaran produk dan hasil mahasiswa Vokasi UB. Desain cafe yang kekinian menjadikan tempat ini nyaman untuk etalase promosi karya dari mahasiswa Vokasi UB.
“Dengan adanya dukungan manajemen operasional dari UB Coffee, Vocafe menawarkan banyak menu makanan dan minuman. Dengan harga yang terjangkau dan disukai mahasiswa,” pungkas Dekan Vokasi UB.
Senada dengan itu, General Manager UB Coffee, Santoso Purnomo memaparkan jika seluruh karyawan Vocafe diambil dari mahasiswa dari Fakultas Vokasi. Hal itu dipandangnya menjadi tempat praktik mahasiswa Vokasi dari segi manajemen perhotelan, Sumber Daya Manusia, marketing hingga layanannya.

“Mereka praktik disini juga dibayar. Kita rekrut dengan casual melalui gaji harian sekitar 80.000 Rupiah. Makanan dan minuman disini harganya di kisaran Rp 10 ribu sampai 30 ribu saja. Pengunjung juga dapat menikmati sajian gedung Fakultas Vokasi lantai 2 di kawasan UB Dieng sembari ngopi. Harapannya Vocafe bisa berkembang lebih baik di tangan para mahasiswa,” jelasnya.
Terpisah Rektor UB, Prof Widodo, saat acara soft launching menyatakan jika ke depan vocafe UB perlu kolaborasi dengan banyak pihak. Termasuk swasta serta para alumni UB. Adanya dukungan para ahli di UB, Prof Widodo meyakini UB Coffee dan Vocafe akan terus berkembang bukan hanya di kampus saja.
“Melalui vocafe UB mahasiswa bisa melakukan inovasi di bidang manajemen, marketing hingga inovasi produk. Harapannya bukan sekedar jualan, tapi mengembangkan berbagai inovasi itu,” kata Prof Widodo, Senin (20/2/2023). [dan/but]






