Surabaya (beritajatim.com) – Berbicara mengenai dunia film, rasanya memang tidak ada habisnya. Kali ini datang dari dunia film luar negeri yang berasal dari kisah nyata. Film yang kemarin malam baru saja di Bioskop Trans TV mengundang penonton untuk melihat.
Awalnya Film Rush perdana tayang pada 2 September 2013 di Festival Film Internasional Toronto 2013. Sedangkan, di AS Film ditayangkan pada 27 September 2013. Total dari produksi Film ini menghabiskan biaya US$38 juta ini dan penjualan mendapatkan US$98,2 juta dari box office global.
Film yang dibuat dari kisah nyata menceritakan mengenai sejarah James Hunt dan Niki Lauda. Sutradaranya adalah Ron Howard dengan penulis naskah, Peter Morgan. Secara tidak langsung, film Rush menjadi pengobat rindu fans Formula 1.
Dengan latar belakang era keemasan balap Formula 1 dilengkapi dengan suasana glamor di tahun 1970-an. Dalam film ini mengisahkan tentang persaingan antara playboy Inggris yang tampan James Hunt (Chris Hemsworth) dan lawan yang metodis dan brilian, pembalap Austria Niki Lauda (Daniel Bruhl).
Dari segi pembuatan, film ini mengikuti gaya pribadi yang berbeda di dalam dan di luar trek. Masuk di musim 1976 yang menakjubkan,kedua pembalap bersedia mempertaruhkan segalanya untuk menjadi juara dunia dalam olahraga.
Kisah dari film Rush lebih banyak menggambarkan tentang cara yang berbeda dalam berkendara dengan kualitas masing-masing. Hunt mengutamakan nyali menjadi yang tercepat, sedangkan Lauda lebih memikirkan tentang teori dan hal teknis.
Awalnya mereka berada dalam area balap yang berbeda, Hunt tampil sebagai pembalap dari tim baru F1 bernama Hesketh Racing.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
Sebuah tim tidak kompetitif sehingga tidak terlalu mementingkan pertandingan atau balapan. Namun, Lauda hadir sebagai pembalap tim besar dan legendaris F1, yaitu Ferrari sehingga hal ini menjadi sesuatu yang mudah untuk mengalahkan Hunt dan menjadi juara dunia F1 pada 1975.
Hingga suatu ketika Lauda mengalami kecelakaan sehingga Hunt merasa iba dengan Lauda. Namun, Lauda tetap semangat dan berusaha untuk cepat pulih agar bisa melawan Hunt.
Prestasi dari film ini adalah masuk 65 nominasi ajang penghargaan dan memberikan enam piala, salah satunya Besti Editing dalam BAFTA Film Awards 2014. [prd/bjo]






