Gresik (beritajatim.com) – Usai tak memperpanjang kontrak pelatih kepala Subangkit. Manajemen Gresik United (GU) mulai bergerak cepat. Jajaran GU melirik asisten pelatih Khusaeri menjadi pelatih kepala.
Nantinya pelatih asal Gresik itu, rumornya didampingi oleh pelatih GU junior Basuki dan Heri Purnomo mantan pemain Petrokimia Putra.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gresik-united”]
Sebelumnya, Gresik United merekrut pelatih kiper Achmad Nurosadi mantan kiper yang pernah memperkuat Persekabpas Pasuruan dan Petrokimia Putra Gresik.
Semua jajaran pelatih tersebut, nantinya bahu-membahu menangani Gresik United mengarungi Liga 3 Nasional yang rencananya bergulir pada 29 Januari 2022.
Terkait dengan susunan pelatih yang baru itu, manajemen Gresik United masih menyimpan rapat-rapat. Namun, jika dilihat dari lisensinya Khusaeri maupun Subangkit sama-sama berlisensi A AFC.
“Kami segera mencari pelatih yang baru. Mengenai munculnya nama pelatih Khusaeri manajemen belum melakukan rapat,” ujar salah satu pengurus yang minta namanya dirahasiakan,” ujarnya, Minggu (20/01/2022).
Nama Khusaeri memang tak asing bagi para pecinta bola Gresik. Pasalnya, pemain asli Gresik itu menjadi legenda karena membawa Petrokimia Putra menjadi juara liga nasional musim 2002 usai mengalahkan Persita Tangerang.
Dengan menyandang ban kapten, Khusaeri tak tergantikan sebagai pemain belakang. Kini pemain asli Gresik itu digadang-gadang akan manangani laskar ‘Joko Samudro’ julukan Gresik United. (dny/kun)






