Malang (beritajatim.com) – Prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 502 Ujwala Yudha, Malang usai menuntaskan tugas pemburuan teroris di rimba belantara Poso, Sulawesi Tengah. Kini mereka menggelar Kejuaraan Beladiri 2021 PSHT dan Karate Yonif Para Raider 502 Ujwala Yudha.
Danyonif Para Raider 502 Ujwala Yudha, Letkol Inf Ahmad Alam Budiman mengatakan, dalam ajang ini mereka ingin menyaring talenta terbaik prajurit Yonif Para Raider 502. Prejurit TNI ini juga akan disiapkan menjadi atlet karate dan silat nasional.
“Ini merupakan bentuk syukur kami setelah pulang dari penugasan di Poso. Kami berhasil melaksanakan penugasan itu. Kami juga ingin menutup 2021 ini dengan kegiatan positif. Disamping itu juga untuk mencari bibit dari Yonif Para Rider 502 Ujwala Yudha sebagai atlet nasional karate. Kemudian mencari atlet PSHT di tingkat nasional,” kata Ahmad alam yang juga sebagai Ketua Umum BKC Jawa Timur,” ujarnya, Kamis (30/12/2021).
Dia mengatakan, melalui kompetisi ini prajurit TNI 502 Ujwala Yudha bisa meningkatkan profesionalisme dan kemampuan beladiri. Apalagi beladiri merupakan kemampuan utama yang harus dimiliki prajurit TNI AD.
“Melalui kegiatan ini diharapkan prajurit prajurit 502 Ujwala Yudha menjadi prajurit profesional. Salah satunya adalah jago beladiri, dimana ini adalah kemampuan utama sebagai seorang prajurit TNI AD,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
Adapun kompetisi yang digelar mulai 29 hingga 30 Desember 2021 ini dibagi menjadi dua pertandingan, yakni pertandingan karate dan pertandingan PSHT. Dalam pertandingan karate terdapat pertandingan kata beregu dan kumite baik kelas 60 kilogram dan 75 kilogram.
“Sementara dalam pertandingan PSHT, terdapat pertarungan atau sabung di kelas 65 hingga 70 kilogram dan kelas 70 hingga 75 kilogram,” tandasnya. [luc/but]






