Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra meluncurkan konsentrasi baru Entrepreneurial Sustainability Management (ESM) pada Program Studi Magister Manajemen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia.
Peluncuran program ini berlangsung di Universitas Ciputra Surabaya, dihadiri oleh tokoh akademik dan praktisi, termasuk Dekan School of Business and Management (SBM) Universitas Ciputra, Damelina Basauli Tambunan, Ph.D., serta perwakilan dari PT Olahkarsa, mitra strategis program ini.
Dekan SBM, Damelina Basauli Tambunan, menjelaskan bahwa konsentrasi ESM bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat mengidentifikasi peluang ekonomi hijau.
“Konsentrasi ESM dirancang untuk mempersiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan lingkungan dan memanfaatkan potensi ekonomi hijau,” ujarnya.
Program ini mengintegrasikan inovasi kewirausahaan dengan prinsip keberlanjutan, dengan tujuan tidak hanya mencetak pengusaha hijau, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Konsentrasi ESM menawarkan mata kuliah inti seperti Sustainability Opportunity Creation (SOC), Sustainability Implementation & Reporting (SIR), dan Sustainability Assessment & Evaluation (SAE) yang akan membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan dalam keberlanjutan bisnis. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan sertifikasi profesional di bidang ekosistem hijau.
Direktur Utama PT Olahkarsa, Unggul Ananta, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi hijau.
“Program ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang menjadi penggerak inovasi ekonomi hijau, terutama di sektor energi bersih dan teknologi lingkungan,” jelasnya.
Program Entrepreneurial Sustainability Management kini telah dibuka untuk pendaftaran tahun ajaran 2025. Universitas Ciputra mengajak generasi muda untuk bergabung dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. [asg/beq]






