Surabaya (beritajatim.com) – President Tongmyong University (TU) Republic of Korea, Prof. Chun Ho Hwan melakukan penandatanganan MoA peresmian kerja sama pembukaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Busan, Korea Selatan.
Peresmian itu dilaksanakan saat Upacara Peringatan Hari Jadi ke-64 UMS Senin (24/10) di Edutorium UMS.
Pada acara itu, Prof. Chun Ho Hwan menjelaskan orasi Ilmiah dengan mengangkat tema : “Gotong Royong for the Future UMS and TU”. Dia menjelaskan terkait profil UMS dan Tongmyong University.
“Muhammadiyah adalah sejarah panjang yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada tahun 1912 dan hingga saat ini terdapat 92 Universitas Kesehatan dan 220 Universitas salah satunya UMS,” ujar Rektor Tongmyong University tersebut yang dikutip dari laman UMS.
Dia juga menjelaskan, Indonesia memiliki kontribusi dalam perang Korea. Bahkan, dia menilai Indonesia merupakan negara yang bersahabat dan baik.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pendidikan”]
“Indonesia adalah negara paling dermawan di dunia, dapat dilihat dari donasi dan sukarelawan yang terlibat dalam mengatasi persoalan dunia. Spirit inilah yang kemudian melatar belakangi bahwa “gotong royong” mampu mengatasi persoalan yang terjadi,” imbuhnya.
Menurutnya, gotong memiliki arti membawa beban bersama dan royong itu dengan bersama atau secaa komunal. Spirit yang dibawa berbasis “Global Education Recovery”.
Sebelumnya, bentuk kerja sama antara TU dan UMS berupa pertukaran pelajar, pertukaran dosen dan program double degree. Namun, saat ini kerja sama tersebut menjadi lebih berkembang yaitu dalam melakukan aktivitas pembelajaran yang terangkum dalam Tongmyong Campus Master.
Selain itu, ada beberapa program yang akan dikembangkan bersama antara Tongmyong University dan UMS dengan semangat Gotong Royong.
Lebih dari itu, pembukaan cabang UMS di Tongmyong University, Busan, Korea juga diapresiasi Presiden RI, Ir. Joko Widodo (Jokowi). Selain memberikan ucapan selamat, Jokowi juga mengungkapkan harapannya kepada UMS.
“Saya berharap UMS mencetak talenta talenta hebat yang aktif memberikan solusi bagi persoalan persoalan masyarakat dan bangsa untuk mempercepat Indonesia maju,” tutur Jokowi.
Menurut Jokowi, Indonesia membutuhkan SDM yang menguasai ilmu, teknologi dan seni untuk mengabdikan diri kepada kemanusiaan, masyarakat, bangsa dan negara.
Sementara itu, Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif mengucapkan rasa syukur karena UMS telah genap berusia-64 tahun dan mampu mendapatkan kepercayaan dari dalam dan luar negeri.
“Hingga kini, UMS makin mampu menunjukkan eksistensinya, ditandai dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri di berbagai negara,” papar Rektor UMS. (nap)






