Tuban (beritajatim.com) – Para tukang becak yang biasa mangkal di kawasan Terminal Wisata Kebonsari melakukan sweeping di sekitar Pantai Boom Tuban. Ini lantaran banyak bus pariwisata tidak masuk ke terminal dan banyak MPU jadi angkutan peziarah.
Para tukang becak yang biasa mengantarkan penumpang berziarah ke Makam Sunan Bonang dan pedagang yang ada di terminal itu mengaku kesal. Sebab, keberadaan terminal wisata sepi akibat bus pariwisata rombongan pezirah diparkir di luar Terminal Kebonsari, Kota Tuban.
Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, aksi para tukang becak yang melakukan sweping itu dilakukan karena sudah resah dengan keberadaan bus pariwisata yang banyak parkir di luar terminal Kebonsari. Selama ini banyak bus yang parkir di wilayah Kecamatan Palang, seperti SPBU dan juga rumah makan, sedangkan penumpangnya dilangsir menggunakan kendaraan MPU untuk berziarah menuju Makam Sunan Bonang.
“Beberapa hari ini, teman-teman Becak Kobonsari sempat ramai dengan MPU. Kami mendatangi parkiran pantai Boom karena sudah kesal, banyak bus yang parkir di luar terminal wisata Kebonsari,” terang Teguh, selaku Ketua Paguyuban Pedagang Terminal Kebonsari, Tuban.
Menurut Teguh, sudah beberapa bulan terakhir ini keberadaan terminal Bus Pariwisata peziarah Sunan Bonang itu selalu sepi dan mengalami penurunan bus yang masuk. Ternyata yang menjadi penyebab sepinya bus rombongan tidak masuk terminal wisata itu karena banyak yang parkir di luar.
“Kami sudah pernah melaporkan ke pihak Dishub yang sekarang menjadi DLHP, bahkan sudah mengirim surat ke DPRD tapi sampai sekarang tidak ada respon. Makanya ini kami bergerak sendiri,” sambungnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tuban”]
Para tukang becak yang kesal langsung menggeruduk lokasi parkiran boom Tuban yang terdapat beberapa MPU yang telah mengangkut rombongan peziarah dari tempat parkir liar yang ada di Kecamatan Palang, Tuban. Beruntung dalam aksi tersebut berhasil diredam oleh sejumlah pihak kepolisian dan juga TNI yang saat ini berada di lokasi parkiran pantai boom Tuban itu.
“Kami berharap semua bisa kembali seperti semula, MPU bekerja ikuti trayek. Sedangkan becak dan pedagang bekerja seperti biasa melayani peziarah di terminal Kebonsari,” tegas Teguh.
Sementara, Imam Isdarmawan, selaku Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Darat Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban menyatakan bahwa terkait permasalahan antara Tukang Becak dengan MPU di Tuban itu masih akan dirapatkan. Pihaknya akan segera menyiapkan bahan untuk menangani permasalahan itu.
“Itu nanti kita bahas di rapat forum mas, karena hampir di semua SPBU sendiri juga ada fasilitas parkirnya sebagai rest area. Disitu akan kita kupas perijinannya seperti apa, Insya Allah kami sudah ada beberapa solusi pemecahan masalahnya,” kata Imam Isdarmawan, saat dikonfirmasi terkait banyaknya Bus Pariwisata yang parkir di SPBU dan Rumah Makan. [mut/beq]






