Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah truk milik PT Gudang Garam mengalami kecelakaan di jalur nasional Ngawi–Solo, tepatnya di Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Selasa siang, (22/7/2025). Truk tersebut terguling usai menabrak pohon di tepi jalan.
Kecelakaan ini menyebabkan kenek truk, M Riza Aminudin (30), warga Kelurahan Baluwerti, Kecamatan Kediri, Kota Kediri, mengalami patah tulang pada kaki kirinya. Korban yang sempat terjepit di dalam kabin segera dilarikan ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu, sopir truk, Phutut Prasetyo (39), warga Desa Banyakan, Kabupaten Kediri, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi saat truk bermuatan 10 ton rokok itu melaju dari arah Ngawi menuju Yogyakarta. Saat mencoba menyalip kendaraan di depannya, truk bersenggolan dengan truk fuso yang dikemudikan Riyanto (49), warga Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Semarang, Kabupaten Semarang. Akibatnya, truk PT Gudang Garam oleng ke kanan, menabrak pohon, lalu terguling menutupi sebagian badan jalan.
Salah satu warga, Enik Sumini, mengaku sempat mendengar suara keras seperti ledakan. “Saya hanya dengar seperti bom, saya takut keluar. Sopir sempat minta air, sedangkan keneknya terjepit,” tuturnya.
Sopir truk, Phutut Prasetyo, membenarkan kronologi tersebut. “Saya berusaha mendahului, tapi truk itu juga ambil kanan, lalu kami bersenggolan. Saya menabrak pohon dan terguling. Kenek saya terjepit dan patah kaki,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Solo maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan panjang karena badan truk menutup sebagian jalur. Proses evakuasi direncanakan menggunakan alat berat yang didatangkan dari Jawa Tengah.
Sementara itu, truk fuso yang terlibat senggolan diamankan polisi ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi bersama sopirnya untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. [fiq/kun]






