Sumenep (beritajatim.com) – Kebakaran hebat meludeskan sebuah toko bangunan milik Ali di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep Madura.
“Toko dan isinya ludes terbakar. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kalau kerugian material mencapai Rp150 juta,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (21/07/202).
Kebakaran toko ‘Purnama’ itu pertama kali diketahui oleh Imam, karyawan toko tersebut. Saat Imam sedang jaga toko, ia melihat ada kobaran api dari gudang penyimpanan barang di belakang toko.
“Api dengan cepat membesar dan melalap toko, karena di dalam toko banyak bahan bangunan yang mudah terbakar seperti tiner. Juga banyak bahan-bahan karet,” terang Widiarti.
Melihat kobaran api dan asap hitam, warga sekitar pun mulai berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manding. Anggota Polsek pun mendatangi TKP dan menghubungi pemadam kebakaran.
“Sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang, anggota Polsek Manding bersama warga bergotong-royong memadamkan api. Setelah damkar tiba di lokasi, api baru bisa dipadamkan. Perlu waktu 2 jam untuk menjinakkan api,” terangnya.
Hingga saat ini belum diketahui pasti, apa penyebab kebakaran itu. “Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, untuk mengungkap kasus kebakaran ini,” pungkasnya. (tem/ian)






