Surabaya (beritajatim.com) – Tokoh masyarakat Kecamatan Banyuates, Sampang, Muarah (49) yang diketahui sebagai relawan Prabowo ditembak orang tak dikenal (OTK). Muarah dua kali ditembak mengenai sekitar perutnya, hingga mengalami luka serius dan harus dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.
Kasus tersebut mendapatkan perhatian khusus dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, yang langsung menjenguk korban di RSU dr Soetomo Surabaya, Senin (25/12/2023).
“Sekarang masih dalam perawatan ya, mohon doanya agar Bapak Muarah lekas pulih,” kata Tim Penasihat TKN Prabowo-Gibran, Letjen (Purn) TNI Purn Sjafrie Sjamsoeddin kepada wartawan.
Sjafrie menyampaikan rasa simpatinya atas nama Prabowo dan Gibran atas peristiwa penembakan yang menimpa Bapak Muarah. Namun, ia berharap hal ini tak mengganggu jalannya pesta demokrasi yang aman dan damai.
“Kami juga sangat kaget atas peristiwa ini, bahwa sekarang dalam pesta demokrasi yang aman, damai, riang gembira, ternyata ada kejadian seperti ini. Kami sangat kaget,” ungkapnya
Menurutnya, kondisi korban menuju stabil. Setelah menjalani operasi, ditemukan dua logam di tubuh Muarah.
“Alhamdulillah sekarang sudah stabil dan semoga segera pulih kembali,” tutur Sjafrie.
Sjafrie berharap, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Apalagi sampai menimpa masyarakat, relawan-relawan. Kasusnya dierahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, penanganan kasus penembakan terhadap tokoh masyarakat itu masih dalam penyelidikan Polres Sampang. Polisi telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi beberapa saat setelah kejadian. (tok/ian)






