Surabaya (beritajatim.com) – Warga Bratang Gede Kalisumo dihebohkan dengan bocah 12 tahun yang hanyut di sungai Bratang bersama dua temannya saat bermain hujan-hujan, Rabu (26/10/2022) sore.
Ketiga anak tersebut hanyut dan hanya dua orang yang mampu diselamatkan warga.
Nanda (34) salah satu warga mengatakan jika identitas anak yang meninggal adalah Adit. Ia mengatakan jika saat itu Adit bersama dua anak lainnya bermain di pinggiran sungai Bratang Kalisumo dengan arus yang cukup deras. Beberapa warga sudah memperingati agar tidak bermain lantaran kondisi hujan dan volume air yang lumayan tinggi.
“Sama dua temannya mas main. Terus kayaknya kepleset ketiganya hanyut semua. Warga yang tau langsung menolong,” ujar Nanda.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tenggelam-surabaya”]
Namun, Nanda mengatakan jika warga hanya mampu menyelamatkan dua anak. Sedangkan Adit sudah menghilang. Warga yang panik langsung melanjutkan pencarian bersama orang tua Adit dan petugas BPBD Kota Surabaya.
“Gak lama ketemu mas, masih hidup cuman lemes begitu langsung dibawa Ambulance,” imbuh Nanda.
Namun, naas saat berada di rumah sakit Dr. Soetomo, Adit dinyatakan meninggal oleh dokter pada pukul 16.40 WIB usai menerima perawatan pertama resusitasi (bantuan hidup pada orang gagal nafas).
“Meninggal di rumah sakit usai mendapat perawatan resusitasi. Saat ini rekan BPBD membantu kepulangan jenazah,” ujar Ridwan Mubarun, Sekretaris BPBD Kota Surabaya. (ang/ted)






