Surabaya (beritajtim.com) – Banyak dari kita yang sudah akrab dengan istilah Bra dan BH sejak remaja, bahkan menggunakannya sehari-hari.
Namun, tahukah Anda apa sebenarnya arti dan kepanjangan dari Bra dan BH? Istilah ini memiliki sejarah dan asal-usul yang cukup unik, dengan kata-kata yang berasal dari bahasa asing dan makna yang mungkin belum banyak diketahui.
Memahami asal-usul kata Bra dan BH sebenarnya membantu kita mengapresiasi perkembangan fashion dan pentingnya pakaian dalam bagi kenyamanan serta kesehatan.
Bra dan BH bukan hanya pakaian yang menunjang penampilan, tetapi juga berfungsi untuk mendukung tubuh agar tetap nyaman saat beraktivitas.
Mengetahui kepanjangan dan asal katanya juga memberi gambaran mengenai bagaimana sejarah fashion berkembang dan beradaptasi di berbagai budaya.
Arti dan Kepanjangan Bra
Istilah Bra adalah kependekan dari Brassiere. Kata ini berasal dari bahasa Prancis dan memiliki arti sebagai “penopang” atau “pendukung.” Dalam konteks ini, Brassiere digunakan untuk menyebut pakaian yang berfungsi sebagai penopang bagi area dada.
Sejak pertama kali digunakan pada awal abad ke-20, istilah ini mulai dikenal luas dan menjadi bagian penting dalam fashion serta kebutuhan sehari-hari para wanita.
Penggunaan kata Bra semakin populer seiring berkembangnya fashion dan kebutuhan akan pakaian dalam yang lebih praktis dan nyaman. Saat ini, Bra hadir dengan berbagai model dan desain untuk memenuhi beragam kebutuhan, mulai dari bra olahraga, bra tanpa kawat, hingga bra khusus untuk ibu menyusui.
Apa Itu BH dan Kepanjangannya?
Sementara di Indonesia, istilah lain yang umum digunakan adalah BH, yang sebenarnya berasal dari bahasa Belanda, yaitu Buste Houder. Kata ini memiliki arti “penyangga payudara”.
Sama seperti Brassiere dalam bahasa Prancis, istilah ini juga mengacu pada pakaian yang berfungsi untuk memberikan dukungan pada payudara.
Kata Buste berarti “payudara” dalam bahasa Belanda, sedangkan Houder memiliki arti “penyangga” atau “penahan.” Penggunaan kata BH dipopulerkan oleh pengaruh Belanda di Indonesia pada masa kolonial, dan sejak itu istilah ini menjadi bagian dari kosakata sehari-hari yang masih digunakan hingga sekarang.
Fakta Menarik Lain tentang Bra dan BH
Selain sejarah dan artinya, berikut beberapa fakta menarik seputar Bra dan BH:
1. Bra pertama kali dipatenkan oleh Mary Phelps Jacob pada tahun 1914 di Amerika Serikat. Model pertama sangat berbeda dari Bra modern saat ini.
2. Varian Bra semakin berkembang, mulai dari Bra kawat hingga jenis tanpa kawat, yang dibuat untuk berbagai aktivitas dan kenyamanan.
3. BH masih menjadi istilah yang umum digunakan di Indonesia meski Bra juga sering terdengar, terutama di kalangan anak muda.
Mengetahui arti dan asal-usul Bra dan BH bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membuat kita lebih menghargai pakaian yang sehari-hari kita gunakan. (fyi/ian)






