Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemkab Bojonegoro memajukan proses tender pengerjaan proyek tahun anggaran 2023. Hal itu dilakukan agar pengerjaan proyek bisa dimulai lebih awal dan tidak masuk tahun anggaran selanjutnya.
Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, pengajuan jadwal tender itu agar pengerjaan proyek tidak molor.
“Bulan Januari sudah dibuka tender karena perencanaan sudah dibahas pada tahun sebelumnya, Februari sudah dibuka tender dan Maret kemungkinan sudah bisa dikerjakan,” ujarnya, Rabu (15/02/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-bojonegoro”]
Meski begitu, lanjut Iwan, jika ada pengerjaan proyek yang masih molor masih ada waktu di tahun anggaran berjalan. “Kalau pun masih ada pengerjaan proyek yang molor masih ada waktu dua bulan di November – Desember untuk menuntaskan pengerjaan,” lanjutnya.
Untuk diketahui, pihaknya pada tahun anggaran 2023 mengajukan lima titik pengerjaan proyek pembangunan trotoar senilai Rp30 miliar di wilayah perkotaan. Targetnya, pengerjaan proyek trotoar itu selesai pada September 2023 mendatang. Lima trotoar yang akan dibangun itu di Jalan Teuku Umar, Jalan Basuki Rahmad, Jalan Hasyim Asy’ari, Jalan Pahlawan, dan Jalan Dr Cipto. [lus/kun]






