Blitar (beritajatim.com)– KPU Kota Blitar menggelar sosialisasi pemilihan umum kepada Puluhan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). KPU Kota Blitar sengaja memilih para anak muda yang merupakan pemilih pemula sebagai sasaran sosialisasi pemilu karena Jumlahnya di Kota Blitar cukup banyak.
Menurut Komisioner KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, jumlah persentase pemilih pemula dan pemilih muda di Kota bahkan mencapai 27 persen dari total Total 115.000 daftar pemilih berkelanjutan (DPB) pada Pemilu 2024 mendatang. Sehingga pemilih pemula jadi bagian penting untuk meningkatkan partisipasi pemilu sekaligus menjadi agen untuk menyebarluaskan informasi mengenai pemilihan umum.
“Kalau di Blitar ini sendiri generasi z sendiri terdiri dari pemilih pemula dan pemilih muda dimana pemilih pemulanya sendiri mencapai 7 persen dari total 115.000 sementara untuk pemilih mudanya ada 20 persen artinya kalau digabung pemilih pemuda dan pemula itu jumlahnya cukup penting” kata Rangga Bisma Aditya Komisioner KPU Kota Blitar, Sabtu (5/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemilu-2024″]
KPU kota Blitar berharap dengan adanya sosialisasi ini, angka golput untuk pemilih pemula dapat berkurang. Dimana pada pemilu 2019 lalu, angka golput untuk pemilih pemula di Kota Blitar jumlahnya cukup besar yakni mencapai 20 persen. Jumlah tersebut juga merupakan yang terbanyak di Provinsi Jawa Timur.
“Kami memetakan kira kira kemarin itu kalau kita analisis ya animo terhadap pemilih pemula kemungkinan cukup besar, kalau kita analisis persentase golputnya kira kira sebesar 20 persen sehingga kita berharap turun”. Imbuh Rangga.
Menurut KPU Kota Blitar Sosialisasi terhadap pemilih pemula ini sangat penting karena dalam pemilu 2024 mendatang akan ada sejumlah hal baru. Diantara adalah pemilihan Wali Kota dan Pemilihan Gubernur yang akan digelar di Bulan November 2024.
Sehingga diharapkan dengan adanya sosialisasi ini para generasi muda dapat mengetahui bahwa ada hal baru yang berbeda dengan Pemilu 2019 lalu. Selain itu kegiatan ini juga merupakan upaya dari KPU Kota Blitar untuk mengajak generasi milenial ikut aktif dalam tahapan pemilu.
“Tidak hanya sekadar sosialisasi, kami juga mengajak para pemilih pemula yang termasuk generasi milenial ikut menjadi bagian relawan untuk mencegah hoaks dan ujaran kebencian dalam pelaksanaan Pemilu 2024,” kata Rangga.
Untuk meningkatkan partisipasi generasi milenial dalam pemilu tahun 2024 mendatang, KPU Kota Blitar juga akan melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah. Hal itu dilakukan demi meningkatkan angka partisipasi yang saat ini memang tengah fokus utama Komisi Pemilihan Umum. “Kami juga akan melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah untuk menarik minat generasi muda terhadap pemilu”. Pungkas Rangga
Tidak hanya partisipasi, diharapkan dengan adanya sosialisasi ini para generasi muda mau ikut dan terjun menjadi bagian penyelenggara Pemilu di tahun 2024 mendatang.(owi/kun)






