Magetan (beritajatim.com) – Ada yang berbeda dengan gelaran takbir menyambut Idul Fitri 2023 di Magetan.
Kali ini, takbiran dipadukan dengan gamelan Jawa dan diselingi Tembang Macapat dan Geguritan. Acara itu dilaksanakan di Halaman Masjid Ki Mageti, tepatnya di kawasan wisata Kebun Refugia Kelurahan/Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (21/4/2023)
Agus Muhammad Tawwabur Rohim Ketua BPK OI Magetan mengatakan jika acara Gena Takbir Budaya 2023 itu memang dipadukan dengan Budaya Jawa. Selain turut bersyiar Islam, masyarakat diajak untuk nguri-uri Budaya Jawa.
“Perbedaan dengan takbiran pada umumnya, takbiran yang kami lakukan ini dipadukan dengan langgam-langgam Jawa. Diketahui, budaya Jawa sudah semakin tergerus jaman. Maka dari itu kami dari OI, bekerja sama dengan Takbir Masjid Ki Mageti serta MWC NU Plaosan mewujudkan Takbir Budaya ini,” kata Agus.
https://beritajatim.com/peristiwa/warga-dusun-wonomulyo-magetan-takbir-keliling-bawa-obor/
Dia menyebut tujuan Gema Takbir Budaya kali ini untuk syiar bagi pemuda yang sudah mulai melupakan budaya Jawa. Dia mengharap, dengan adanya takbir budaya, bisa sekaligus melestarikan budaya Jawa.
Terpisah, Bupati Magetan Suprawoto yang turut datang ke loaksi mengatakan jika pihaknua mengapresiasi para pegiat budaya sekalgus para ulama yang menganggas Gema Takbir Budaya 2023.
“Saya sebagai bupati mengapresiasi, mereka mengagungkan nama Allah. Mereka mengajak budayawan di Magetan. Dipilihnya Masjid Ki Mageti ini karena kental dengan budaya Jawa. Konsep Masjid Ki Mageti ini juga konsepnya masjid peninggalan tokoh ulama terdahulu,” kata Suprawoto. (fiq/ted)






