Kasus mutilasi potongan tubuh dimasukkan koper warna merah berisi jenazah wanita dan ditemukan di selokan Desa Dadapan Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi
KUMPULAN BERITA Ngawi
Uswatun Hasanah (29) warga Kelurahan Bence, Garum, Blitar, ditemukan termutilasi di dalam koper merah di saluran air Desa Dadapan, Kendal, Ngawi, Jawa Timur.
Hal itu diungkapkan oleh bapak kandung korban, Nur Khalim. Sepengetahuan Nur Khalim, putrinya sudah 2 kali gagal menjalin bahtera rumah tangga.
Tangis haru dari keluarga pun pecah saat jenazah UH (29) dimasukkan ke liang lahat. Anak sulung korban tak kuasa menahan tangis saat melihat ibunda tercintanya pergi untuk selama-lamanya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Ngawi AKP Joshua Peter Krisnawan merespon kabar burung yang beredar di media sosial dan masyarakat terkait UH (29)
Keluarga menyatakan pemakaman segera dilakukan setelah jasad korban tiba dan disemayamkan sejenak di rumah duka.
Jenazah UH (29), warga Desa Bence, Garum, Blitar wanita yang ditemukan termutilasi dalam koper di Ngawi sudah dibawa pulang oleh pibak keluarga ke Blitar.
UH (29) warga Desa Bence, Kecamaatan Garum, Kabupaten Blitar ditemukan tewas termutilasi dalam koper merah, di Desa Dadapan, Kendal, Ngawi,
Jenazah UH (29) warga Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, masih berada di ruang jenazah Instalasi Forensik dan Mediko Legal RSUD dr Soeroto Ngawi.
Uswatun Khasanah (UH) perempuan yang meninggal ditemukan di koper merah dan dibuang di selokan Desa Dadapan Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi








