Polres Probolinggo Kota menilai rendahnya laporan kekerasan perempuan dan anak belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya karena banyak korban diduga takut melapor.
TERKINI
- Prabowo Resmi Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Naniek S Deyang yang Mundur
- Program MBG Kembali Berjalan, Harga Telur di Ngawi Melonjak dari Rp20 Ribu Jadi Rp27 Ribu per Kg
- 400 CCTV Dipasang di Pesantren Tambakberas Jombang untuk Amankan Muktamar ke-35 NU
- Polres Sampang Amankan Sopir Bus Terduga Pelaku Pelecehan Terhadap Penumpang
- Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Singosari
- Truk Diduga Rem Blong Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Jombang: 2 Orang Tewas, 6 Luka
- 36 Warga Lumajang Ubah Kolom Agama di KTP Jadi Penghayat Kepercayaan, Terbanyak dari Yosowilangun
- Pakar UGM Ungkap 80 Persen Penderita Autoimun Perempuan, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya


![Wali Kota Mojokerto : Jumlah Kasus Kekerasaan Terhadap Perempuan dan Anak Sangat Banyak Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam pengaraham workshop Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-23-at-2_33_30-PM-1_7TBcmusa12-1024x685.jpeg)