Pemerintah memutuskan kembali menempatkan dana kas sebesar Rp281 triliun di bank-bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna menjaga likuiditas
KUMPULAN BERITA ekonomi indonesia
Dalam ritus politik modern, ada satu dogma sekuler yang dianggap lebih keramat ketimbang pasal-pasal konstitusi: “Uang adalah pelapis kedap suara terbaik”.
Di sebuah ruang virtual yang menghubungkan Jakarta dengan West Virginia, dua pemikir—Hersubeno Arief dan Rocky Gerung—duduk bersandar pada kursi.
Sejarah tidak pernah berjalan melingkar; ia mengalir seperti arus sungai yang acap kali mengantarkan kita pada tikungan-tikungan tajam yang gamang.
Perekonomian Indonesia pada pertengahan tahun 2026 ini berada di persimpangan jalan yang ganjil. Di atas kertas, capaian makroekonomi tampak berkilau.
Pemerintah Indonesia menyatakan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai tanggal 1 Juni 2026.
Di panggung politik hari ini, kita seperti sedang dipaksa menonton sebuah pertunjukan teater absurd yang berjalan tanpa naskah empati.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang belakangan ini terus mengalami tekanan hingga menembus kisaran Rp17.000 per dolar AS.
Di sebuah sudut Kabupaten Blora, kita menyaksikan anomali ekonomi yang menyayat hati: petani tebu terpaksa menyelamatkan industri negara: pabrik gula.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebutkan bahwa 30 persen kemiskinan di Indonesia berada di sektor pangan.





