Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafi’i memastikan bahwa pencarian korban di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo
KUMPULAN BERITA bnpb
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut runtuhnya mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo sebagai bencana terbesar 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan masih ada sekitar 20 korban yang belum terevakuasi dari reruntuhan bangunan tiga lantai Pondok Pesantren
Evakuasi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo hari keenam, 14 santri meninggal, 103 selamat, dan 49 masih belum ditemukan. Identifikasi korban hadapi kendala.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto bicara soal potensi dugaan pelanggaran hukum dalam insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang menimbukan korban jiwa, pada Kamis (2/10/2025).
BNPB kerahkan crane dan ratusan personel untuk evakuasi korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo. Sterilisasi lokasi diperketat.
Sekretaris Utama BNPB Rustian membuka secara resmi kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2025 di GOR Seni Mojopahit, Kota Mojokerto.
Gempa M6,5 di Sumenep memicu penurunan reruntuhan Ponpes Al Khoziny, membuat evakuasi korban tertimbun semakin sulit dan penuh risiko.
Tim gabungan terus melakukan upaya evakuasi terhadap korban insiden reruntuhan di Pondok Pesantren Al Khozyni, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Selasa (30/9) pukul 19.00 WIB.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengambil langkah progresif dalam kesiapsiagaan bencana dengan membentuk Klaster Logistik Penanggulangan Bencana.









