Ngawi (beritajatim.com) – Usai mengalami kecelakaan tunggal, dua pria asal Desa Walikukun, Widodaren, Ngawi, Jawa Timur, dilarikan ke rumah sakit. Adalah Eko Ari Tri Wibowo (39) dan Sigiyono (45), keduanya mengalami luka parah. Salah satunya meninggal dunia usai mendapatkan perawatan. Mereka mengalami kecelakaan hingga menabrak pembatas jembatan Wotgalih, Desa Walikukun, Widodaren, Ngawi pada Minggu (24/7/2022).
Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Djoko Winarto membenarkan kejadian tersebut. Usai mendapatkan laporan pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
Dari hasil pemeriksaaan, kejadian bermula ketika Eko membonceng Sigiyono. Keduanya berjalan dari arah Gendingan menuju Ngrambe menggunakan Honda Supra X nopol AE 4185 MC. Sesampainya di lokasi yakni di Jalan Raya Gendingan Ngrambe, Eko tak dapat menguasai lanju kendaraan hingga akhirnya menabrak pembatas jembatan dan terjatuh.
Akibatnya, Eko mengalami luka parah di kepala, sementara Sigiyono mengalami luka robek di pelipis dan hidung serta mengalami pendarahan di telinga dan hidung. Keduanya tidak memakai helm saat berkendara.
“Dengan kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada Kendaraan dan korban Manusia mengalami luka luka selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Walikukun dan RSUD dr Soeroto Ngawi untuk mendapatkan perawatan dan VER dari dokter. Namun, korban atas nama Eko tak tertolong usai mendapatkan perawatan di rumah sakit,” terang Djoko pada beritajatim.com, Minggu (24/7/2022).
Pihaknya pun mengamankan kendaraan berupa Honda Supra 125 yang mereka gunakan. Pihak kepolisian belum menemukan SIM C dan STNK. Kerugian diperkirakan mencapai Rp500 ribu. (fiq/kun)






