Bangkalan (beritajatim.com) – Tim Risk Assessment Mabes Polri melakukan peninjauan kelayakan Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (28/12/2022). Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanana stadion pasca tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
Tim Risk Assessment Mabes Polri, Kombes Pol Ferdinan Pasaribu menjelaskan, terdapat beberapa poin yang menjadi fokus peninjauan tersebut. Diantaranya infrastruktur hingga jalur evakuasi yang bisa digunakan saat terjadi gangguan. “Kami melakukan peninjauan ini untuk memantau beberapa hal diantaranya infrastruktur, kesehatan, keselamatan dan juga seperti apa SOP di dalam stadion tersebut,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kejadian tak terduga seperti di Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter. “Jadi kami harus memastikan infrastrukturnya layak atau tidak, akses kesehatannya bagaimana, jalur evakuasi dan akses tercepat untuk keluar mana saja. Jadi semuanya kita cek untuk memastikan kelayakannya,” tambahnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”liga-1″]
Ferdinan juga menyampaikan, kondisi stadion dengan seluruh aspeknya harus sesuai dengan standart kelayakan dan keamanan. Sehingga, saat pertandingan dilaksanakan seluruh penonton maupun tim pemain merasa aman berada didalam stadion. “Yang harus kita perhatikan adalah keamanan dan kenyamanannya. Jangan sampai tragedi itu terulang lagi,” tandasnya.
Sekedar diketahui, pada 1 Oktober 2022, sebuah insiden terjadi pasca pertandingan sepak bola antara Arema FC dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Korban tewas total mencapai 135 orang dan ratusan terluka. Tragedi Kanjuruhan menjadi catatan kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia pada 2022. [sar/suf]






