Sampang (beritajatim.com) – Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial SB (14) asal Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, diduga tersengat jaringan listrik tegangan tinggi di atas pagar rumah milik RD di Desa Karang Anyar, Kecamatan Tambelangan.
Akibat kejadian itu, korban terjatuh dan meninggal. Kapolsek Tambelangan Iptu Warnoto membenarkan kejadian tersebut yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (30/12/2023).
Ia menjekaskan, sebelum terjadi kecelakaan maut itu, korban bersama keempat temannya bermaksud untuk jalan jalan dengan mengendarai sepeda motor masing masing menuju sebuah rumah milik RD Desa Karang Anyar.
Sebab, pemandangan di rumah tersebut cukup indah karena terletak di atas bukit. “Empat siswa ini bersama-sama menuju lokasi dengan mengendarai motor,” terangnya, Minggu (31/12/2024).
Sesampainya di lokasi, lanjut Warnoto, awalnya korban bersama dengan keempat temannya duduk di halaman rumah tersebut dengan maksud melihat pemandangan dari atas bukit.
Sesaat kemudian korban berjalan ke arah barat menuju pagar rumah. Sedangkan teman korban kebingungan karena korban menghilang. “Setelah dilakukan pencarian sekitar 10 menit, kemudian korban sudah di temukan terjatuh ke bawah bukit dengan ketinggian sekitar 10 meter,” imbuhnya.
Lanjut Warnoto, saat ditemukan kondisi korban sudah meninggal dunia dengan luka bakar pada lengan sebelah kanan, serta luka robek pada kepala bagian atas. “Korban sudah dikebumikan dan untuk teman korban telah dimintai keterangan sebagai saksi,” pungkasnya. [sar/suf]






